15 Orang Meninggal 20 Terkubur, Rusia Serang Apartemen Chasiv Yar Ukraina
UKRAINA - Otoritas Ukraina mengumumkan, sedikitnya 15 orang meninggal dan 20 lainnya dikhawatirkan terkubur di bawah reruntuhan, setelah roket Rusia menghantam sebuah blok apartemen di Chasiv Yar, sebuah kota di wilayah timur negara tersebut, Minggu (10/7).
Sementara lima korban, berhasil diselamatkan hidup-hidup.
Satu sisi bangunan lima lantai itu luluh lantak, meninggalkan gunungan puing.
Lokasi penembakan berada di dekat Kota Kramatorsk, di wilayah Donetsk yang menjadi fokus serangan Rusia.
"Bangunan ini runtuh diserang roket Rusia," kata Gubernur wilayah itu, Pavlo Kyrylenko.
Korban selamat, Lyudmila mengaku langsung lari ke ruang bawah tanah, begitu mendengar tiga tembakan.
"Yang pertama, terdengar di area dapur. Yang kedua, saya tidak ingat. Ketika itu, saya hanya melihat kilatan. Kami berlari menuju pintu masuk kedua, dan langsung menuju ruang bawah tanah. Kami duduk di sana sepanjang malam, sampai pagi ini," ungkapnya kepada Reuters, Minggu (10/7).
Sabtu (11/7), Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan, pasukannya telah menghancurkan hanggar penyimpanan howitzer M777 AS di Chasiv Yar.
Berita Terkait : Jaga Kewarasan, Warga Ukraina Tertawakan Perang
Namun, BBC tidak dapat memverifikasi rincian serangan di tempat kejadian.
Veronika Bakhal dari Layanan Darurat Donetsk meyakini, setidaknya 20 orang masih berada di bawah reruntuhan di Chasiv Yar, termasuk satu anak.
Pasukan Ukraina kini telah memperkuat pertahanan di sekitar Kramatorsk dan Slovyansk, dua kota di Donetsk yang merupakan jalur ofensif Rusia.
Setelah merebut wilayah Luhansk, Rusia berambisi mengambil sisa Donetsk.
Kedua wilayah tersebut merupakan bagian dari wilayah industri Donbass, yang diklaim oleh Presiden Vladimir Putin sebagai bagian dari Rusia. (HES/AY/rm.id)
Nasional | 7 jam yang lalu
Pos Tangerang | 18 jam yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
Galeri | 1 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Nasional | 7 jam yang lalu