TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Galeri

Internasional

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

RELIJIUCITY

RAMADAN

Indeks

Dewan Pers

Keren, Prevalensi Stunting di Pandeglang Terus Menurun

Oleh: Ari Supriadi
Editor: Ari Supriadi
Rabu, 08 Oktober 2025 | 12:41 WIB
Bupati Pandeglang, Raden Dewi Setiani saat kegiatan pemberian bantuan paket nutrisi dan olahan daging Dam Haji untuk lokus sasaran stunting di Desa Wirasinga, Kecamatan Mekarjaya, Rabu (8/10/2025).(Istimewa)
Bupati Pandeglang, Raden Dewi Setiani saat kegiatan pemberian bantuan paket nutrisi dan olahan daging Dam Haji untuk lokus sasaran stunting di Desa Wirasinga, Kecamatan Mekarjaya, Rabu (8/10/2025).(Istimewa)

PANDEGLANG - Prevalensi stunting di Kabupaten Pandeglang terus mengalami penurunan dari tahun ke tahun. Pada 2021, angka prevalensi stunting di Kabupaten Pandeglang berdasarkan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) tercatat sebesar 37,8 persen, kemudian di tahun 2022 turun menjadi 29,4 persen, tahun 2023 menurun lagi menjadi 28,6 persen, dan pada 2024 kembali turun menjadi 26,4 persen.

 

?Penurunan stunting harus simultan dan bersama, di antaranya Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dan PT. Alfindo yang saat ini memberikan bantuan paket nutrisi bagi 150 sasaran di Desa Wirasinga dan Desa Rancabugel, Kecamatan Mekarjaya,? ungkap Bupati Pandeglang, Raden Dewi Setiani saat kegiatan pemberian bantuan paket nutrisi dan olahan daging Dam Haji untuk lokus sasaran stunting di Desa Wirasinga, Kecamatan Mekarjaya, Rabu (8/10/2025).

 

Lebih lanjut, Bupati Dewi Setiani menegaskan bahwa capaian penurunan prevalensi stunting ini bukanlah akhir dari perjuangan. Menurutnya, masih banyak tantangan yang harus dihadapi, terutama di wilayah dengan angka Keluarga Risiko Stunting (KRS) yang masih tinggi.

 

?Kegiatan pemberian bantuan paket nutrisi dan bantuan olahan daging Dam Haji diberikan kepada dua desa lokus stunting, yaitu Desa Wirasinga dan Desa Rancabugel. Semoga bantuan ini dapat bermanfaat dan meningkatkan gizi bagi penerima bantuan,? kata Dewi Setiani, melalui siaran pers yang diterima tangselpos.id.

 

Menurut Bupati Dewi, untuk makanan bergizi tidak perlu mahal, banyak makanan bergizi yang mudah didapat dari lingkungan sekitar seperti tempe, telur, dan belut.

"Dengen keperdulian kita bersama baik pemerintah, swasta dan masyarakat itu sendiri angka stunting di Pandeglang bisa menurun," pungkasnya.

 

Sementara itu, Ketua Baznas Pandeglang, Fery Hasanudin menyampaikan, bahwa Baznas memiliki sejumlah program dalam Rencana Kerja Anggaran Tahunan (RKAT), di antaranya bantuan di bidang kesehatan dan pendidikan.

 

?Pendapatan Baznas sebagian besar berasal dari Aparatur Sipil Negara (ASN). Kami terus berkomitmen mendukung program pemerintah, salah satunya dalam pengentasan stunting,? jelasnya.

 

Di tempat yang sama, Kepala Desa Wirasinga, Singa Wiharja mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan kepada warganya yang berisiko stunting. ?Semoga bantuan ini dapat dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat kami,? ujarnya penuh harap.(*)

Komentar:
ePaper Edisi 17 April 2026
Berita Populer
01
Juknis SPMB Di Tangsel Rampung Lebih Awal

TangselCity | 3 hari yang lalu

03
SIM Keliling Kota Tangsel Selasa 14 April 2026

TangselCity | 3 hari yang lalu

04
06
WNA Asal China Ditemukan Tewas Di Pantai Cibodas

Pos Banten | 3 hari yang lalu

08
SIM Keliling Tangerang Kota Selasa 14 April 2026

Pos Tangerang | 3 hari yang lalu

10
Enam Kandidat Incar Posisi Ketua PKB Tangsel

TangselCity | 3 hari yang lalu

GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit