TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Galeri

Internasional

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Awas! Kurang Jemur Matahari Picu Kematian Dini

Reporter: Farhan
Editor: AY
Minggu, 30 November 2025 | 17:34 WIB
Ilustrasi. Foto : Ist
Ilustrasi. Foto : Ist

SERPONG - Paparan sinar matahari ternyata memiliki dampak signifikan pada harapan hidup dan kesehatan, bukan sekadar suasana hati. Dosen Fakultas Kedokteran IPB University, dr Christy Efiyanti, SpPD, FINASIM, mengungkapkan kurangnya paparan matahari dapat meningkatkan risiko kematian secara signifikan.

 

Dalam paparannya, dr Christy menjelaskan bahwa individu yang rutin terpapar sinar matahari aktif cenderung memiliki risiko lebih rendah terhadap penyakit kardiovaskular (CVD) dan kematian nonkanker/non-CVD.

 

"Penelitian dalam dekade terakhir menunjukkan bahwa kurangnya paparan sinar matahari mungkin bertanggung jawab terhadap 340.000 kematian di Amerika Serikat dan 480.000 kematian di Eropa setiap tahunnya," ujar dr Christy dikutip dari laman resmi IPB, Minggu (30/11).

 

Kondisi defisiensi paparan matahari ini juga dihubungkan dengan peningkatan risiko berbagai penyakit serius, termasuk kanker payudara, kanker kolorektal, hipertensi, penyakit jantung, sindrom metabolik, multiple sclerosis, Alzheimer, hingga autisme.

 

Peran Vital Vitamin D

dr Christy membeberkan bahwa peran utama sinar matahari adalah membantu tubuh memproduksi Vitamin D. Nutrisi ini vital untuk menjaga kekebalan tubuh, kesehatan tulang, dan fungsi metabolisme yang optimal.

 

"Paparan sinar matahari yang cukup mampu memperbaiki status vitamin D seseorang. Sebaliknya, defisiensi vitamin D sering kali terjadi pada individu yang jarang beraktivitas di luar ruangan," jelasnya.

 

Waktu Berjemur Ideal

 

Terkait waktu berjemur, dr Christy menyebut waktu ideal sangat bergantung pada waktu, musim, garis lintang, kondisi cuaca, hingga warna kulit individu.

 

Secara umum, orang berkulit cerah direkomendasikan berjemur 5–15 menit sebanyak 2–3 kali seminggu. Sementara itu, riset di Indonesia yang dilakukan Prof Siti Setiati merekomendasikan paparan sinar ultraviolet B selama 25 menit, tiga kali seminggu, selama enam pekan untuk meningkatkan kadar Vitamin D secara signifikan.

 

dr Christy pun berpesan kepada masyarakat agar tidak takut beraktivitas di bawah sinar matahari. "Perbanyak aktivitas di luar ruangan dan biasakan berjemur setiap hari. Jangan lupa periksakan diri untuk mengetahui status vitamin D pada tubuh," pesannya.

Komentar:
Dprd
Cipta karya
Dlh
Damkar
Dinsos
Perkim
RSU
Indag
Serut RSU
Dpk
ePaper Edisi 28 November 2025
Bkpsdm
Dsabmbk
Kec setu
Kec Ciputat
Berita Populer
03
05
Wabup Iing Menilai Keterbatasan Bukan Penghalang

Pos Banten | 2 hari yang lalu

06
Pembahasan UMK 2026 Tunggu Regulasi Dari Pusat

TangselCity | 2 hari yang lalu

09
Bupati Hasbi Lantik Pejabat JPTP & Administrator

Pos Banten | 2 hari yang lalu

10
SIM Keliling Tangerang Kota Jumat 28 November 2025

Pos Tangerang | 2 hari yang lalu

GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit