Prabowo di WEF 2026 Davos: Satu Bulan Lagi, MBG Kalahkan McDonald
SWISS - Presiden Prabowo Subianto memaparkan keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dalam satu tahun kepemimpinannya di World Economic Forum (WEF) 2026 di Davos, Swiss, Kamis (22/1/2026). Program MBG disebut akan segera mengalahkan restoran cepat saji Amerika Serikat (AS) McDonald, dari segi produksi jumlah makanan.
Kisah keberhasilan ini diawali Prabowo, dengan menceritakan upaya efisiensi yang dijalankan dalam dua bulan pertama kepemimpinannya.
Dana hasil efisiensi kemudian dialihkan ke proyek-proyek yang secara langsung meningkatkan mata pencaharian dan berdampak pada seluruh masyarakat.
"Hasilnya, pada tanggal 6 Januari 2025, Indonesia memulai program MBG untuk wanita hamil dan menyusui, bayi, dan semua anak-anak Indonesia," kata Prabowo.
Hari pertama pelaksanaan Program MBG melibatkan 190 dapur yang memproduksi makanan untuk 570.000 penerima manfaat. Hari ini, dalam satu tahun, Program MBG telah memiliki 21.102 dapur yang melayani secara nasional.
Rabu (21/1/2026) malam, Program MBG telah memproduksi 59,8 juta makanan untuk 59,8 juta anak-anak, ibu, dan orang tua.
"Untuk menempatkan ini ke dalam konteks, dalam waktu sekitar satu bulan, kita akan melampaui McDonald's yang menghasilkan 68 juta makanan sehari," papar Prabowo.
"Tahun ini, kami bercita-cita memproduksi 82,9 juta makanan per hari," imbuhnya.
82,9 Juta Penerima Sebelum Desember 2026
Prabowo menuturkan, Program MBG menyediakan makanan sehat untuk seluruh anak Indonesia, sejak berada di dalam rahim hingga mencapai usia 18 tahun.
MBG untuk ibu hamil dan menyusui, serta lansia yang hidup sendiri, diantar langsung ke rumah.
"McDonald memulai dapur pertama mereka pada tahun 1940. Untuk mencapai 68 juta, mereka perlu lima dekade. Sementara kita, diproyeksikan mampu mencapai 82,9 juta penerima MBG pada akhir Desember 2026," beber Prabowo.
"Tetapi orang-orang saya berkata: Tidak Pak, kami dapat mencapai 82,9 juta sebelum Desember. Semoga bisa tercapai," pungkasnya.
MBG Memperkuat Ekonomi Rakyat
Prabowo mengatakan, program MBG tak hanya memperkuat anak-anak Indonesia, tetapi juga memperkuat ekonomi rakyat.
Saat ini, lebih dari 61.000 usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta korporasi telah menjadi bagian dari rantai pasok Program MBG.
"Kami menciptakan lebih dari 600.000 pekerjaan hanya dari dapur. Kami optimistis dapat mencapai 1,5 juta pekerjaan langsung dengan vendor, dengan pemasok. Akan ada lebih dari 1 juta mata pencaharian lain yang dapat ditingkatkan," urai Prabowo.
"Saya yakin, pertumbuhan kami akan mencapai angka yang mengesankan," pungkasnya.
Pos Banten | 2 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Pos Banten | 1 hari yang lalu
Pos Banten | 22 jam yang lalu
TangselCity | 1 hari yang lalu
Pos Banten | 22 jam yang lalu
Pos Tangerang | 2 hari yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu


