TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Galeri

Internasional

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

RELIJIUCITY

NATARU

Indeks

Dewan Pers

Mengenang Sosok Mathoda, Tokoh Pendidikan Tangsel Yang Dikenal Tawadhu

Reporter: Idral Mahdi
Editor: Redaksi
Rabu, 28 Januari 2026 | 07:15 WIB
Suasnaa pemakaman Mathoda  di tempat Pemakaman Bukan Umum (TPBU) Tanjung Priyang, Kelurahan Pondok Jagung, Kecamatan Serpong Utara, Selasa (27/1).
Suasnaa pemakaman Mathoda di tempat Pemakaman Bukan Umum (TPBU) Tanjung Priyang, Kelurahan Pondok Jagung, Kecamatan Serpong Utara, Selasa (27/1).

SERPONG UTARA-Kota Tangerang Selatan (Tangsel) diselimuti duka. salah satu tokoh yakni, Mathoda menginggal dunia, Selasa (27/1). Sosok yang dikenal luas sebagai tokoh pendidikan sekaligus figur yang bersahaja ini meninggalkan kesedihan mendalam bagi banyak kalangan. 

 

Pagi itu, suasana di Tempat Pemakaman Bukan Umum (TPBU) Tanjung Priyang, Kelurahan Pondok Jagung, Kecamatan Serpong Utara, terasa khidmat. Jenazah Mathoda dimakamkan sekitar pukul 10.30 WIB, diiringi doa dan isak haru keluarga, kerabat, serta masyarakat yang hadir mengantar ke peristirahatan terakhir.

 

Warga dari berbagai lapisan tampak memadati area pemakaman. Tak hanya keluarga dan tetangga, sejumlah tokoh masyarakat dan pejabat daerah turut hadir. Kehadiran mereka menjadi bukti betapa besar pengaruh dan keteladanan yang ditinggalkan almarhum semasa hidup.

 

Ketua DPRD Kota Tangsel, Abdul Rasyid tak mampu menyembunyikan rasa kehilangan. Ia mengaku, sangat terpukul atas kepergian Mathoda yang selama ini dikenal sebagai figur senior sekaligus panutan.

 

 Menurut Abdul Rasyid, Mathoda bukan sekadar tokoh Partai Golkar. Lebih dari itu, almarhum adalah sosok yang memiliki jasa besar dalam memajukan dunia pendidikan di Kota Tangerang Selatan.

 

“Beliau adalah senior kami di partai. Tangsel kehilangan satu tokoh pendidikan yang memiliki jasa besar bagi Kota Tangsel,” ungkap Abdul Rasyid, Selasa (27/1). 

 

 Politisi Golkar yang akrab disapa Ocil ini juga mengenang kedekatan pribadinya dengan Mathoda semasa menjadi anggota DPRD Tangsel. Dalam ingatannya, almarhum adalah pribadi yang rendah hati, tawadhu, dan selalu bekerja dengan penuh keikhlasan.

 

“Semoga semua amal ibadahnya, semua jasanya menjadi ladang pahala bagi beliau,” lanjut Ocil, seraya berharap nilai-nilai kebaikan Mathoda dapat terus hidup di tengah masyarakat.

 

 Kenangan serupa juga datang dari Anggota DPRD Kota Tangsel lainnya, Muhammad Azis. Ia menyebut, Mathoda sebagai sosok yang sangat bersahaja dan memiliki kepribadian yang menenangkan.

 

 “Almarhum sangat bersahaja, sangat sabar. Juga seorang pendidik yang sangat berjasa bagi Kota Tangsel,” ujar Azis.

 Azis mengenang peran penting Mathoda ketika menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tangsel. Salah satu yang paling membekas adalah program beasiswa bagi mahasiswa asal Kota Tangerang Selatan.

 

“Saya ingat betul beliau memiliki program memberikan beasiswa bagi mahasiswa Kota Tangsel selama beliau menjabat sebagai kepala dinas,” tuturnya.

 

Bagi Azis, Mathoda bukan hanya pemimpin birokrasi, melainkan teladan seorang pendidik sejati. Sosoknya dikenal lembut, murah senyum, dan jauh dari sikap emosional.

 

“Beliau itu selalu senyum, lembut. Saya juga tidak pernah melihat beliau marah sama sekali. Ini adalah contoh seorang pendidik yang baik,” tambahnya.

 

Hal senada disampaikan oleh Badrusalam, tokoh masyarakat yang juga mengenal dekat Mathoda. Ia menilai, almarhum sebagai sosok yang peduli terhadap lingkungan dan memahami kebutuhan masyarakat di sekitarnya.

 

Menurut Badrusalam, Mathoda selalu hadir dengan solusi, bukan sekadar kritik. Ia memegang filosofi hidup yang sederhana namun bermakna: memilih menyalakan api untuk mendapatkan terang, daripada terus mengecam gelap.

 

 Kini, Mathoda memang telah berpulang. Namun nilai-nilai keteladanan, pengabdian, dan keikhlasan yang ia wariskan akan terus hidup. Bagi Kota Tangerang Selatan, Mathoda bukan sekadar nama ia adalah inspirasi yang akan selalu dikenang.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit