Bangunan Puskesmas Kolelet Memprihatinkan
LEBAK - Pasca diterjang bencana angin puting beliung, kondisi bangunan Puskesmas Kolelet di Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, sangat memprihatinkan. Sebab, hingga saat ini belum mendapatkan perhatian untuk dilakukan perbaikan.
Padahal, terlihat pada bagian depan Puskesmas ini sebagian masih tanah lempung dipenuhi rumput liar. Kemudian pada bagian gedung atap plafon depan pintu masuk Puskesmas juga sebagian sudah berjatuhan.
Di bagian dalam, atap plafon tepatnya menuju lantai dua juga sudah berjatuhan bersama reng baja ringan. Begitu juga kaca jendela samping tangga jebol ditutup hanya menggunakan terpal.
Kepala Puskesmas (Kapus) Kolelet, Sudarto Setiawan, berharap Puskesmas Kolelet bisa mendapatkan perhatian dan perbaikan dari pemerintah daerah.
“Mudah-mudahan bisa secepatnya mendapatkan perbaikan dari orang tua, dalam hal ini Dinkes Lebak,” kata Sudarto kepada awak media, Minggu (1/2).
Katanya, Puskesmas Kolelet merupakan bagian dari pada wajah Kabupaten Lebak. Sebab, Puskesmas ini berada di perbatasan antara Kecamatan Rangkasbitung dan Kecamatan Pamarayan Kabupaten Serang.
“Jadi kalau orang mau ke Rangkasbitung dari Kabupaten Serang, otomatis yang pertama kali dilihat Puskesmas, soalnya wajah gedung pertama,” jelasnya.
Ia mengungkapkan Puskesmas Kolelet pernah diterjang angin puting beliung yang mengakibatkan jendela pada bagian atap copot. “Iya waktu kena angin puting beliung, belum diperbaiki lagi, soalnya keterbatasan anggaran. Makanya kita tutup pakai terpal sementara,” ungkapnya.
Menurutnya jika kondisi Puskesmas Kolelet dibiarkan, khawatir dapat membahayakan pengunjung pasien yang berobat.
“Iya khawatir. Tapi kita sudah berkoordinasi dengan Dinkes, soal kondisi yang ada ini. Kemarin juga Pak Kadis sudah ke sini,” tandasnya.
Olahraga | 1 hari yang lalu
Olahraga | 1 hari yang lalu
Olahraga | 1 hari yang lalu
TangselCity | 13 jam yang lalu
TangselCity | 1 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
TangselCity | 1 hari yang lalu
TangselCity | 2 jam yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu


