TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Galeri

Internasional

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

RELIJIUCITY

NATARU

Indeks

Dewan Pers

Alex Marquez Minta Ducati Terus Tingkatkan Performa Motor Jelang MotoGP 2026

Reporter & Editor : AY
Senin, 02 Februari 2026 | 06:22 WIB
Pembalap Tim Gresini Racing, Alex Marquez. Foto : Ist
Pembalap Tim Gresini Racing, Alex Marquez. Foto : Ist

MALAYSIA – Pembalap Gresini Racing, Alex Marquez, meminta Ducati tidak cepat berpuas diri meski masih mendominasi MotoGP. Menurutnya, pabrikan asal Italia tersebut harus terus mengembangkan motor demi menghadapi musim 2026 yang diprediksi berlangsung jauh lebih ketat.

 

Status sebagai pengguna motor spesifikasi pabrikan musim depan memang memberi rasa aman bagi Alex. Namun, ia menilai keunggulan Ducati mulai tergerus setelah para rival seperti Aprilia, KTM, hingga Honda menunjukkan peningkatan signifikan pada paruh kedua musim lalu.

 

Musim 2025 menjadi pencapaian terbaik sepanjang karier Alex Marquez di kelas utama. Ia finis sebagai runner-up klasemen akhir dengan torehan tiga kemenangan balapan, hanya kalah dari sang kakak, Marc Marquez, yang tampil dominan bersama Ducati Lenovo Team.

 

Menurut Alex, hasil tersebut menjadi modal penting sekaligus menghadirkan tekanan baru dalam perjalanannya di MotoGP.

 

“Status ini memberi saya rasa aman dan kedewasaan. Yang terpenting, kami akan mendapat semua material dari Ducati untuk membangun performa secara bertahap,” ujar Alex saat peluncuran tim Gresini di Kuala Lumpur, seperti dikutip dari MotorSport.

 

Meski begitu, Alex menegaskan pekerjaan besar tetap berada di tangan Ducati sebagai pabrikan.

 

“Kami akan mencoba membantu, tapi pada akhirnya Ducati yang harus bekerja lebih keras. Pabrikan lain semakin dekat di balapan-balapan terakhir,” tegasnya.

Aprilia tercatat mampu memenangi tiga dari empat seri penutup MotoGP 2025. Sementara itu, KTM dan Honda juga mulai konsisten menembus barisan depan. Kondisi tersebut membuat persaingan musim depan diyakini semakin terbuka.

 

MotoGP 2026 pun akan menjadi musim yang krusial karena menjadi tahun terakhir penggunaan regulasi mesin 1.000 cc sebelum kejuaraan memasuki era perubahan teknis besar berikutnya.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit