TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Galeri

Internasional

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

RELIJIUCITY

NATARU

Indeks

Dewan Pers

Pecco Bagnaia Mulai Goyah di Ducati, Marc Marquez Jadi Prioritas Utama

Reporter & Editor : AY
Sabtu, 24 Januari 2026 | 05:50 WIB
Francesco Bagnaia (kiri) dan Marquez (kanan) bersama Ducati Lenovo Team. Foto : Ist
Francesco Bagnaia (kiri) dan Marquez (kanan) bersama Ducati Lenovo Team. Foto : Ist

ITALIA – Masa depan Francesco “Pecco” Bagnaia bersama Ducati Lenovo Team mulai memasuki zona abu-abu.

 

Meski berstatus juara dunia MotoGP dua kali dan menjadi figur sentral dalam era dominasi Ducati, posisi pembalap asal Italia itu kini tak lagi sepenuhnya aman.

Kontrak Bagnaia diketahui masih berlaku hingga akhir musim MotoGP 2026. Namun, hingga saat ini belum ada sinyal resmi terkait perpanjangan kerja sama. Ketidakpastian tersebut semakin menguat setelah manajemen Ducati secara terbuka menyatakan fokus utama mereka adalah mengamankan masa depan Marc Marquez.

 

CEO Ducati, Claudio Domenicali, secara tegas menempatkan Marquez di urutan teratas dalam agenda strategis tim. Pernyataan itu kemudian dipertegas oleh Manajer Ducati Lenovo, Davide Tardozzi, yang menyebut pembahasan kontrak pembalap lain baru akan dilakukan setelah Marquez menentukan sikap.

 

“Jika Marc memutuskan untuk pergi, maka Pecco menjadi prioritas kami. Namun, saat ini fokus utama tetap pada Marc,” ujar Tardozzi, dikutip dari Motorsport.

 

Pernyataan tersebut menempatkan Bagnaia dalam posisi menunggu—situasi yang jarang dialami pembalap dengan rekam jejak sekelas dirinya. Kondisi ini berbanding terbalik dengan situasi pada 2023, saat Bagnaia menjadi pusat proyek Ducati setelah memastikan gelar juara dunia.

 

Faktor non-teknis juga turut memengaruhi dinamika ini. Dari sisi finansial, Ducati disebut tidak memiliki fleksibilitas sebesar Yamaha atau Honda. Di sisi lain, Marquez hadir dengan daya tawar nyaris sempurna: prestasi gemilang, daya tarik komersial global, serta basis penggemar yang masif.

 

Di tengah derasnya spekulasi, Bagnaia memilih meredam isu. Pembalap asal Turin itu menegaskan dirinya tetap tenang dan memilih fokus penuh pada performa di lintasan, dengan target kembali bersaing di papan atas perebutan gelar juara dunia.

“Saya santai soal kontrak. Fokus saya sepenuhnya pada kejuaraan,” kata Bagnaia.

 

Musim MotoGP mendatang pun bukan hanya soal pertarungan di atas trek, tetapi juga persaingan posisi di balik layar. Untuk pertama kalinya dalam beberapa tahun terakhir, Pecco Bagnaia harus bersabar menunggu arah keputusan Ducati.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit