TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Galeri

Internasional

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

RELIJIUCITY

RAMADAN

Indeks

Jadwal Imsak
Dewan Pers

Antrean Kendaraan di Pelabuhan Merak Terurai dalam Sekitar 4 Jam

Reporter & Editor : AY
Kamis, 19 Maret 2026 | 10:02 WIB
Antrean mobil pemudik yang akan menyeberang ke Pulau Sumatera dari Pelabuhan Merak. Foto : Ist
Antrean mobil pemudik yang akan menyeberang ke Pulau Sumatera dari Pelabuhan Merak. Foto : Ist

CILEGON — Kepadatan kendaraan pemudik yang menuju Pelabuhan Merak sempat terjadi sejak Kamis (19/3/2026) dini hari sekitar pukul 01.00 WIB. Antrean bahkan mengular hingga keluar area pelabuhan. Namun, aparat kepolisian berhasil mengurai kemacetan tersebut sekitar pukul 05.09 WIB, atau dalam waktu kurang lebih empat jam.

 

Meski kondisi di dalam pelabuhan mulai terkendali, antrean kendaraan masih tampak di sejumlah titik, terutama di area gerbang tol (toll gate) sebagai lokasi pemeriksaan tiket, serta di Dermaga Eksekutif. Sementara itu, beberapa dermaga reguler justru masih memiliki kapasitas yang belum terisi penuh.

 

Direktur Lalu Lintas Polda Banten, Arief Kurniawan, menyebut arus kendaraan tetap bergerak meski terjadi antrean. Pengaturan lalu lintas dilakukan sejak dari ruas tol, mulai dari Cikupa, Balaraja Barat, Balaraja Timur hingga Gerbang Tol Merak untuk menjaga kelancaran arus menuju pelabuhan.

 

Di sisi lain, PT ASDP Indonesia Ferry memperkirakan jumlah kendaraan yang akan menyeberang ke Pelabuhan Bakauheni menembus angka 19 ribu unit. Prediksi ini didasarkan pada data pemesanan tiket melalui aplikasi Ferizy hingga Rabu (18/3/2026) sore, dan jumlahnya masih berpotensi meningkat.

 

Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan volume kendaraan pada periode Selasa malam hingga Rabu dini hari (17–18 Maret 2026), yang tercatat sekitar 17 ribu unit.

 

Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry, Heru Widodo, mengungkapkan bahwa puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada 18 Maret, meskipun lonjakan masih terus berlangsung.

 

Untuk mengantisipasi kepadatan, diterapkan skema Tiba Bongkar Berangkat (TBB). Dalam skema ini, kapal hanya mengangkut kendaraan dari Merak ke Bakauheni, lalu kembali ke Merak tanpa membawa muatan.

 

Selain itu, waktu bongkar muat juga dipercepat menjadi sekitar 20 menit guna menjaga ketepatan jadwal dan mempercepat perputaran kapal selama periode padat arus mudik.

Komentar:
Ciputat
Dinsos
Damkar
Dinkes
Perkim
Dprd
Idul fitri
Pondok aren
Himbauan
ePaper Edisi 17 Maret 2026
Berita Populer
01
02
04
SIM Keliling Kota Tangsel Senin 16 Maret 2026

TangselCity | 3 hari yang lalu

06
07
SIM Keliling Bekasi Senin 16 Maret 2026

Nasional | 3 hari yang lalu

09
10
Pemkot Bangun 6 Posko Mudik, Siagakan 85 Personel

TangselCity | 3 hari yang lalu

GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit