TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Galeri

Internasional

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

RELIJIUCITY

NATARU

Indeks

Dewan Pers

PAN Sambut Optimisme PSI Tembus Senayan 2029

Reporter & Editor : AY
Senin, 02 Februari 2026 | 09:31 WIB
Ketua Umum PSI Kaesang. Foto : Ist
Ketua Umum PSI Kaesang. Foto : Ist

JAKARTA – Partai Amanat Nasional (PAN) menyambut positif tekad Partai Solidaritas Indonesia (PSI) untuk menembus parlemen pada Pemilu 2029.

Wakil Ketua Umum PAN, Viva Yoga Mauladi, menilai semangat PSI tersebut sebagai bagian dari dinamika sehat demokrasi. Menurutnya, setiap partai politik yang berkontestasi dalam pemilu memiliki tujuan yang sama, yakni membangun Indonesia.

 

“PSI bukan lawan politik bagi PAN, tetapi kawan dalam meningkatkan kualitas demokrasi di Indonesia,” ujar Viva kepada Redaksi, Minggu (1/2/2026).

 

Wakil Menteri Transmigrasi itu menekankan, kualitas demokrasi ditentukan oleh keberadaan partai-partai yang kredibel dan memiliki legitimasi kuat dari masyarakat. Legitimasi tersebut, kata dia, tercermin dari keterpilihan wakil partai di lembaga legislatif.

 

“PAN mendukung PSI agar bisa lolos ke DPR pada Pemilu 2029,” tegasnya.

Viva berharap pesta demokrasi lima tahunan mendatang semakin berkualitas dan mampu melahirkan produk politik yang berdampak langsung pada kesejahteraan rakyat. Ia juga menegaskan konsistensi PAN dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat.

 

“Sejak Pemilu 1999 hingga sekarang, PAN selalu lolos parliamentary threshold. Saat ini PAN memiliki 48 kursi di DPR, dan kami akan terus berjuang untuk tetap berada di parlemen,” ujarnya.

Sebelumnya, Presiden RI ke-7 Joko Widodo (Jokowi) menyatakan kesiapannya bekerja total demi menjadikan PSI sebagai partai besar pada 2029. Ia bahkan mengaku siap turun langsung hingga tingkat kecamatan.

 

Pernyataan itu disampaikan Jokowi saat menutup Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PSI 2026 di Hotel Claro, Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (31/1/2026).

 

Kehadiran Jokowi disambut meriah ribuan kader. Ia datang mengenakan kemeja putih lengan panjang, celana hitam, serta passapu khas Makassar, diiringi tarian dan musik tradisional Bugis-Makassar sebelum naik ke panggung utama.

 

Dalam arahannya, Jokowi menegaskan target PSI menjadi partai besar harus diiringi penguatan mesin partai hingga level terbawah.

 

“Kalau targetnya tinggi, mesinnya juga harus besar. Struktur tidak bisa hanya sampai DPD, harus sampai RT/RW. Ini harus selesai paling lambat akhir 2026,” tegasnya.

 

Menurut Jokowi, kemenangan pemilu mustahil diraih tanpa struktur partai yang hidup dan aktif di lapangan. Ia mengaku masih sanggup berkeliling ke 38 provinsi, 514 kabupaten/kota, hingga sekitar 7.000 kecamatan.

 

“Kalau perlu sampai ke kecamatan, saya masih sanggup,” katanya, disambut tepuk tangan kader.

 

Ayah Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep itu juga menegaskan komitmennya mengawal PSI secara penuh. Militansi kader, ujarnya, harus diperkuat sejak dini.

 

“Saudara-saudara bekerja keras untuk PSI. Saya juga akan bekerja keras. Mati-matian untuk PSI,” ucapnya lantang.

Jokowi menyebut PSI kini bertransformasi menjadi partai yang semakin inklusif. Ia mengungkapkan banyak tokoh nasional dan daerah akan bergabung.

 

“Semakin banyak yang bergabung, pasti semakin beragam. Karena itu jaga toleransi, satu visi, kesolidan, dan persatuan,” pesannya.

 

Selain penguatan struktur, Jokowi juga menekankan pentingnya penguasaan ruang digital dan media sosial.

“Pertarungan politik ke depan bukan hanya di darat, tapi juga di ruang digital. Negara ini butuh partai yang mengusung kebaikan. Politik untuk kebaikan,” tandasnya.

 

Menutup pidato, Jokowi menyerukan yel-yel, “PSI mana solidaritasmu?” yang dijawab kader serentak, “Kuat, Cerdas, Setia!”

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit