TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Galeri

Internasional

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

RELIJIUCITY

RAMADAN

Indeks

Jadwal Imsak
Dewan Pers

Eropa Dukung AS–Israel, Akankah China–Rusia–Korut Turun Membela Iran?

Reporter: Farhan
Editor: AY
Selasa, 03 Maret 2026 | 09:26 WIB
Kerusakan bangunan di Iran ak8bat serangan Israel. Foto : Ist
Kerusakan bangunan di Iran ak8bat serangan Israel. Foto : Ist

IRAN - Tiga sekutu utama Amerika Serikat di Eropa—Prancis, Inggris, dan Jerman—menyatakan siap mendukung langkah Washington dan Israel menyusul serangan balasan Iran ke sejumlah pangkalan militer AS di kawasan Teluk.

 

Ketiganya mengecam keras aksi Teheran yang dinilai sembrono dan berisiko memperluas konflik Timur Tengah. Dalam pernyataan bersama, mereka menegaskan akan berkoordinasi dengan Amerika Serikat dan sekutu lain untuk menentukan respons, termasuk langkah defensif yang diperlukan dan proporsional.

 

Presiden Prancis Emmanuel Macron mengungkapkan sebuah drone Iran sempat menghantam hanggar di pangkalan udara Prancis di Uni Emirat Arab. Tidak ada korban jiwa, namun Paris meningkatkan kewaspadaan. “Tidak akan kita biarkan tanpa tanggapan,” tegasnya.

 

Perdana Menteri Inggris Keir Starmer juga menyatakan siap membantu pertahanan sekutu. London menerima permintaan AS untuk menggunakan pangkalan militernya di Timur Tengah, meski menegaskan tidak terlibat dalam serangan awal terhadap Iran.

 

Di sisi lain, dukungan sekutu Iran—China, Rusia, dan Korea Utara—masih sebatas diplomatik. Menteri Luar Negeri China Wang Yi dan Menlu Rusia Sergey Lavrov menyerukan penghentian perang serta kembali ke jalur dialog melalui forum internasional.

 

Beijing dan Moskow menilai serangan terhadap Iran melanggar hukum internasional dan mendesak Dewan Keamanan PBB menggelar pertemuan darurat. Sementara Pyongyang menyebut keterlibatan AS sebagai bentuk agresi.

 

Meski demikian, pengamat Hubungan Internasional Universitas Airlangga Radityo Dharmaputra menilai kecil kemungkinan China, Rusia, maupun Korea Utara akan terlibat langsung membela Iran. Menurutnya, masing-masing negara memiliki kepentingan strategis yang membuat mereka cenderung menahan diri.

 

Situasi pun kini bergantung pada apakah para pihak memilih jalur diplomasi atau melanjutkan eskalasi militer yang berisiko meluas di kawasan.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit