TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Galeri

Internasional

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

RELIJIUCITY

RAMADAN

Indeks

Dewan Pers

Pemkot Tangsel Libatkan TNI, Polri dan BPBD, Percepat Pemulihan Wilayah Terdampak Banjir

Reporter: Redaksi
Editor: Ari Supriadi
Senin, 09 Maret 2026 | 21:12 WIB
Petugas gabungan mengevakuasi warga terdampak banjir menggunakan perahu karet di permukiman Tangerang Selatan, Minggu (8/3/2026). (Dok. Humas Pemkota Tamgsel)
Petugas gabungan mengevakuasi warga terdampak banjir menggunakan perahu karet di permukiman Tangerang Selatan, Minggu (8/3/2026). (Dok. Humas Pemkota Tamgsel)

TANGERANG SELATAN - Pemerintah Kota (Pemkor) Tangerang Selatan (Tangsel) memperkuat koordinasi dengan TNI, Polri, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk mempercepat penanganan serta pemulihan wilayah yang terdampak banjir sejak Minggu (8/3/2026).

 

Langkah kolaboratif ini difokuskan pada upaya penyelamatan warga sekaligus normalisasi kawasan yang sempat terendam, agar aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan seperti biasa.

 

Mewakili Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Tangsel, Tb. Asep Nurdin menyampaikan, bahwa sejumlah titik menjadi perhatian utama dalam penanganan banjir, di antaranya kawasan Maharta, Pondok Kacang Prima, serta Perumahan Pondok Safari di Jurangmangu Barat.

 

Di beberapa wilayah tersebut, debit air dilaporkan meningkat cukup signifikan pada Minggu pagi, sehingga tim gabungan langsung diterjunkan setelah menerima laporan dari warga.

 

“Begitu ada informasi kenaikan debit air, Tim BPBD bersama unsur TNI-Polri segera bergerak ke lokasi untuk melakukan evakuasi warga, terutama kelompok rentan seperti lansia dan anak-anak. Keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama dalam situasi ini,” ujar Asep dalam keterangannya, Senin (9/3/2026).

 

Dalam proses evakuasi, petugas menggunakan perahu karet untuk membantu mobilisasi warga menuju lokasi yang lebih aman. Selain itu, tim juga membantu mengamankan sejumlah barang penting milik warga guna meminimalisasi kerugian materiil.

 

Asep menegaskan, arahan pimpinan daerah sangat jelas bahwa seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait harus terlibat aktif hingga kondisi benar-benar pulih.

 

“Bapak Wali Kota (Benyamin Davnie, red) menginstruksikan BPBD, Dinas Sosial, hingga Dinas Kesehatan untuk turun langsung memastikan proses pemulihan berjalan cepat. Harapannya, dampak banjir di Maharta, Pondok Safari, dan wilayah lainnya dapat segera teratasi sehingga masyarakat bisa kembali beraktivitas,” katanya.

 

Ia juga mengapresiasi peran TNI dan Polri yang turut membantu proses evakuasi di lapangan serta menjaga keamanan lingkungan yang ditinggalkan warga selama mengungsi.

 

Seiring mulai surutnya genangan air di beberapa titik pada Senin pagi, Pemkot Tangsel mulai mengerahkan alat berat dan personel kebersihan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) serta Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimta).

 

Tim gabungan bersama TNI-Polri kini difokuskan pada pembersihan lumpur, sampah, serta normalisasi drainase yang sempat tersumbat akibat banjir.

 

“Petugas saat ini fokus membersihkan sisa lumpur dan membuka saluran air yang tersumbat agar tidak menimbulkan genangan baru serta menghindari risiko gangguan kesehatan bagi warga,” jelas Asep.

 

Meski kondisi mulai berangsur terkendali, BPBD Tangsel tetap menyiagakan personel di sejumlah titik rawan banjir. Pemantauan debit air juga dilakukan secara berkala untuk mengantisipasi potensi hujan susulan.

 

“Personel masih disiagakan di lapangan untuk merespons cepat apabila ada kondisi darurat atau terjadi kenaikan air kembali,” tambahnya.

 

Pemkot Tangsel juga mengimbau masyarakat agar terus mengikuti informasi resmi dari pemerintah serta tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem di wilayah Tangerang Selatan.(*)

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit