TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

BPBD DKI Ingatkan Ancaman Banjir Rob, Pesisir Jakarta Berpotensi Tergenang hingga 31 Juli 2026

Reporter: Farhan
Editor: AY
Sabtu, 25 Juli 2026 | 12:38 WIB
Halaman JIS terdampak banjir ROB. Foto : Ist
Halaman JIS terdampak banjir ROB. Foto : Ist

JAKARTA – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengeluarkan peringatan dini terkait potensi banjir pesisir (rob) yang diperkirakan melanda kawasan pesisir utara Jakarta hingga 31 Juli 2026. Masyarakat yang tinggal di wilayah pesisir diminta meningkatkan kewaspadaan menyusul potensi naiknya permukaan air laut akibat fase bulan purnama.


BPBD menjelaskan, berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), fenomena fase bulan purnama berpotensi memicu pasang air laut maksimum yang dapat menyebabkan banjir rob di sejumlah wilayah pesisir Jakarta.


Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji, mengatakan warga di kawasan pesisir perlu lebih waspada, terutama ketika air laut mencapai puncak pasang.


"Fenomena ini berpotensi menimbulkan banjir rob di beberapa titik pesisir Jakarta. Kami mengimbau masyarakat agar terus memantau perkembangan informasi cuaca dan pasang surut air laut," ujarnya, Sabtu (25/7/2026).


BPBD mencatat sedikitnya 11 wilayah di Jakarta Utara yang berpotensi terdampak, yakni Kamal Muara, Kapuk Muara, Penjaringan, Pluit, Ancol, Kamal, Marunda, Cilincing, Kalibaru, Muara Angke, dan Tanjung Priok. Selain itu, seluruh wilayah Kabupaten Kepulauan Seribu juga berpotensi mengalami banjir rob dalam beberapa hari ke depan.


Masyarakat diimbau untuk membatasi aktivitas di kawasan pesisir saat air laut pasang, serta memastikan saluran drainase di lingkungan masing-masing berfungsi dengan baik guna mengurangi risiko genangan.


BPBD juga mengingatkan masyarakat agar selalu memantau informasi resmi terkait perkembangan cuaca dan kondisi pasang air laut. Apabila terjadi keadaan darurat yang memerlukan penanganan segera, warga dapat menghubungi layanan darurat Jakarta Siaga 112.
 

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit