Ujian Perdana John Herdman Bersama Timnas Indonesia
JAKARTA – Timnas Indonesia terus mematangkan persiapan jelang laga pembuka FIFA Series 2026 menghadapi Saint Kitts and Nevis. Pertandingan ini akan menjadi momen debut bagi pelatih anyar, John Herdman, yang dijadwalkan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jumat (27/3/2026) pukul 20.00 WIB.
Dalam empat hari terakhir, skuad Garuda menjalani pemusatan latihan dengan intensitas tinggi. Herdman melihat adanya perkembangan positif, terutama dari segi energi dan kesiapan para pemain untuk tampil di hadapan publik sendiri.
“Kami sudah berlatih bersama selama empat hari dengan sesi yang bagus dan intensitas tinggi. Para pemain datang dengan semangat yang sangat positif. Besok, kami ingin melihat level baru dari energi dan semangat tim di lapangan,” ujar Herdman.
Pelatih asal Kanada tersebut menegaskan bahwa dirinya akan melanjutkan fondasi yang telah dibangun pelatih sebelumnya, sambil berupaya meningkatkan kualitas permainan tim ke level yang lebih tinggi. Ia ingin membentuk karakter tim yang tangguh dan tidak mudah menyerah dalam situasi sulit.
“Tugas saya adalah membawa tim ini ke level berikutnya. Hal utama yang ingin kami bangun adalah mentalitas tim yang kuat—tim yang bisa ‘melengkung, tapi tidak patah’ dalam pertandingan,” tambahnya.
Terkait kondisi skuad, Herdman mengakui absennya Dean James menjadi perhatian. Meski demikian, ia menegaskan fokus utama tetap pada pemain yang siap tampil.
“Penting untuk selalu mendengarkan pemain. Fokus saya adalah pada grup ini. Dean James adalah pemain yang fantastis dan bagian penting dari tim ini, baik sekarang maupun ke depan. Dia punya alasan atas keputusannya, dan kami menghormatinya,” jelas Herdman.
Ia juga memastikan seluruh pemain yang tersedia dalam kondisi siap bertanding. Herdman percaya kedalaman skuad yang dimiliki cukup untuk meraih hasil maksimal di turnamen ini.
Selain target jangka pendek, Herdman membawa visi besar untuk membawa Indonesia tampil di Piala Dunia 2030. Namun, ia menegaskan bahwa fokus utama saat ini tetap pada laga terdekat.
“Sepak bola internasional adalah proses bertahap. Target besar kami adalah lolos ke Piala Dunia 2030. Setiap langkah dalam tiga tahun ke depan merupakan bagian dari perjalanan itu. Namun saat ini, fokus kami sepenuhnya pada Saint Kitts and Nevis—satu langkah pada satu waktu,” tegasnya.
Pos Banten | 1 hari yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu
Pos Banten | 3 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Olahraga | 3 hari yang lalu
Internasional | 2 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu




