Collaborative Governance dengan Swasta, Pemkot Serang Bakal Lakukan Penataan di 3 Titik Krusial
Bangun Videotron, Penataan Lampu Taman Hingga JPO
SERANG - Pemerintah Kota (Pemkot) Serang, terus berupaya melakukan penataan wajah kota agar semakin indah serta fungsional bagi publik. Selain untuk memberikan layanan infrastruktur yang layak kepada masyarakat dan juga penataan ruang dilakukan untuk memberikan kesan estetis yang kuat bagi masyarakat masuk ke Ibu Kota Provinsi Banten ini. Melalui collaborative governance (pemerintahan kolaborasi) dengan PT. Gemilang selaku pengelola Mall of Serang (MoS), Pemkot Serang berencana mempercantik tiga titik strategis dengan sentuhan teknologi modern.
Ketua Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Pembangunan dan Investasi Kota Serang, Kota Serang, Wahyu Nurjamil mengungkapkan, bahwa fokus utama saat ini adalah menciptakan nuansa berbeda di gerbang masuk kota. Penataan itu difokuskan pada tiga titik utama, yakni di wilayah Timur dengan membangun videotron tiga dimensi (3D) di sekitar MoS dengan. Kemudian di Barat akan dilakukan penataan taman dengan instalasi lampu akrilik yang artistik dan di pusat kota yakni di sekitar Stasiun KA Serang dilakukan penataan kawasan Tamansari yang akan dilengkapi dengan sistem pencahayaan (lighting) dan videotron untuk menyambut penumpang yang keluar dari stasiun.
“Penampilan memang bukan yang utama, tapi itulah yang pertama kali dilihat. Kami ingin ketika orang masuk ke Serang, mereka langsung merasakan bahwa ini adalah Ibu Kota Banten, ujar Wahyu Nurjamil, saat ditemui di Puspemkot Serang, Kamis (9/4/2026).
Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (Dinkopukmperindag) Kota Serang ini menjelaskan, pembangunan videotron ini juga nantinya bisa digunakan oleh Pemkot Serang sebagai sarana promosi investasi, informasi publik serta ruang periklanan bagi pihak ketiga.
Meski proyek tersebut ditargetkan bisa rampung pada 2027, namun beberapa titik dapat mulai dikerjakan melalui APBD Perubahan 2026. “Kami memohon kepada PT. Gemilang untuk dapat bekerja sama dalam penggunaan ruang mereka. Baik itu dalam bentuk kerja sama pemanfaatan lahan atau sewa, yang terpenting adalah kepentingan pemerintah daerah untuk menyajikan sesuatu yang baru bagi masyarakat bisa tercapai,” tutupnya.
Dirinya berharap, dengan penataan tiga koridor ini bisa menjadi menjadi awal perubahan wajah Kota Serang yang semakin menarik untuk dikunjungi, sekaligus daya tarik investasi dan pertumbuhan perekonomi masyarakat.
Pembangunan JPO di Pusat Kota
Selain pembangunan di tiga titik tadi, Pemkot Serang juga berencana membangun Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) sekitar Alun-alun yang secara visibilitas bisa terlihat dari tiga arah, yakni dari Jalan Diponegoro, Jalan Ahmad Yani dan dari Gedung Negara.
“JPO ini dari Pendopo Pemkab Serang, PT. Pos hingga Alun-alun, nantinya JPO ini nyambung dengan empat sisi tangga. Karena di situ lokasinya kan prime, yang bisa terlihat dari tiga sisi jadi itu bisa menjadi ikon atau simbol perubahan di Kota Serang,” pungkasnya.
Konsep Collaborative Governance
Nabatchi dan Emerson (2015) mendefinisikan collaborative governance adalah pendekatan terstruktur untuk pembuatan kebijakan dan manajemen publik yang melibatkan stakeholders di berbagai sektor, termasuk organisasi swasta, pemerintah, dan masyarakat sipil. Model ini menekankan perlunya kolaborasi dalam menangani masalah publik yang kompleks dan tidak mampu untuk diselesaikan oleh satu entitas saja.
Komponen penting dari tata kelola kolaboratif adalah pembentukan kepercayaan dan saling menghormati agar komunikasi yang efektif terjalin. Selain itu, kerangka kerja ini juga memungkinkan pembagian sumber daya dan pengetahuan untuk mengatasi isu-isu seperti lingkungan, kesehatan, dan pengembangan masyarakat (Rogers dan Weber, 2010).(*)
Nasional | 2 hari yang lalu
TangselCity | 3 hari yang lalu
Olahraga | 3 hari yang lalu
Pos Tangerang | 3 hari yang lalu
Pos Banten | 3 hari yang lalu
Pos Tangerang | 3 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
TangselCity | 3 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu


