Kota Weifang, China Tertarik Berinvestasi di Kota Serang
Cocok untuk Pengembangan Teknologi, Perdagangan Hingga Industri
SERANG - Pemerintah Weifang di Provinsi Shandong, China, menjajaki kerja sama investasi dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Serang. Investasi yang akan dijajaki oleh kota setingkat prefektur ini mulai dari pengembangan teknologi informasi, transportasi, perdagangan, pertanian, manufaktur, hingga sektor pendidikan. Penjajakan perdana tersebut terlihat saat 17 delegasi Pemerintah Weifang dan pengusaha melakukan pertemuan dengan Wali Kota Serang, Budi Rustandi, Wakil Wali Kota Nur Agis Aulia dan sejumlah pejabat di Sekretariat Daerah (Setda) Kota Serang, Kamis (26/3/202) sore.
Director Raising Capital, Roden Xue Ruiteng mengatakan, Weifang merupakan kota yang sangat besar dan modern dan sangat tertarik untuk melakukan penjajakan bersama Pemkot Serang untuk berinvestasi di sejumlah sektor. “Karena Kota Serang memiliki budaya yang sangat menarik dan merupakan perdagangan industri yang bisa dikerjasamakan dengan Pemerintah Kota Weifang,” ujar Roden melalui penerjemah Lili Kusuma Candra.
Ditanya soal sektor apa saja yang menarik untuk diinvestasikan di Kota Serang, Roden menjelaskan, seperti infrastruktur, teknologi serta pengembangan kawasan industri.
“Weifang ini kota teknologi, kami sangat tertarik untuk berinvestasi di sektor teknologi, IT, perdagangan dan infrastruktur. Besok kami akan melihat-melihat ke lokasi yang kiranya bisa dilakukan investasi di Kecamatan Kasemen dan kami pun melihat bagaimana regulasi perizinan di sini,” pungkasnya.
Wali Kota Serang, Budi Rustandi berharap, kerja sama yang akan dilakukan oleh Pemkot Serang dengan Kota Weifang bisa memiliki manfaat bagi masyarakat Kota Serang. “Nanti apa saja yang bisa dikerjasamakan dan tidak, kita menyesuaikan dengan kota kita yang kecil ini. Kota mereka (Weifang, red) kan luar biasa kemajuan teknologinya, perkotaannya dan SDM-nya juga lebih unggul. Tentunya kita juga harus bisa mencontoh apa yang bagus dan bagaimana Kota Serang ini bisa menjadi kota yang maju,” terangnya.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Serang, Nanang Saefudin mengatakan, dari hasil pertemuan tadi Pemerintah Kota Weifang sangat tertarik untuk berinvestasi pada sektor jasa, perdagangan, dan industri. “Ada kesamaan budaya, karena memang di Banten Lama ada kelenteng, sehingga kultur antara Weifang dengan Banten khususnya Kota Serang erat sekali. Sepertinya mereka sangat tertarik untuk membuka kawasan industri di Kecamatan Kasemen dan saya katakan di Kasemen sudah ada investor dari China yaitu JDI yang sedang membebaskan lahan sekitar 150 hektare,” terangnya.
Rombongan dari Weifang, kata Nanang, juga menanyakan soal birokrasi perizinan usaha di Kota Serang. Ia menjelaskan, jika perizinan usaha di Kota Serang sudah dilakukan satu pintu melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP). Kemudian hal lain tentunya investor juga harus mengikuti regulasi yang sudah ditetapkan oleh pemerintah pusat.
“Pada intinya pemerintah daerah akan memfasilitasi dan juga bagaimana transportasi juga ditanyakan, saya katakan transportasi dari Kota Serang ke Jakarta waktu tempuh normal sekitar 1,5 jam. Sehingga supply and demand logistik yang mereka perlukan aksesnya sangat mudah dilalui,” tukasnya.
Menurutnya, mereka terlihat sangat serius dan pengusaha yang ikut dalam rombongan juga bukan broker tetapi pengusaha tulen yang berasal dari Weifang. Bahkan besok rencananya rombongan akan turun ke lokasi dengan didampingi oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.
“Namun demikian sesuai dengan RTRW (Rencana Tata Ruang Wilayah, red) kita tidak semua di Kecamatan Kasemen itu untuk industri, karena memang ada lahan yang dilindungi oleh pemerintah pusat, provinsi dan kota yang tidak boleh dilakukan alih fungsi dari pertanian ke industri. Di Kasemen itu terpusat di Kelurahan Sawah Luhur,” tutupnya.(*)
Olahraga | 3 hari yang lalu
Pos Banten | 3 hari yang lalu
Olahraga | 3 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Olahraga | 3 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu











