Wali Kota Evaluasi WFH Secara Berkala
SERPONG - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) terus melakukan evaluasi terhadap kebijakan Work From Home (WFH) yang diterapkan setiap Jumat. Evaluasi dilakukan secara berkala guna memastikan kedisiplinan serta efektivitas kerja tetap terjaga.
Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie menegaskan, bahwa pemantauan terhadap pelaksanaan WFH terus dilakukan sejak awal kebijakan diberlakukan. Hasil evaluasi sementara menunjukkan kepatuhan ASN cukup tinggi.
“Sudah terus, evaluasi terus kita lakukan. Evaluasi pertama kemarin, kemarin betul-betul sudah Work From Home. Alhamdulillah, saya tidak mendapatkan laporan 40% ASN Tangerang Selatan yang bekerja di rumah, itu kemudian keluar rumah. Tidak ada,” ujar Benyamin, Rabu (22/4).
Ia menjelaskan, pengawasan dilakukan melalui sistem absensi serta laporan aktivitas harian. Dari data yang diterima, sebagian besar ASN menjalankan tugasnya dari rumah sesuai ketentuan.
“Waktu absensi, itu mereka berada di rumah. Pelaporan kegiatan, karena mereka harus melaporkan aktivitas mereka di rumah, apa yang mereka kerjakan. Ini juga angkanya cukup bagus lah ya, saya informasinya 70-80% ya,” jelasnya.
Meski demikian, Benyamin mengakui tidak semua jenis pekerjaan dapat terukur secara maksimal selama WFH, terutama yang bersifat administratif atau staf pendukung.
“Ada yang sifatnya staff, lalu administrasi. Mungkin aktivitas kegiatannya administrasinya kurang. Tapi angka ini cukup bagus sekali,” katanya.
Selain aspek kedisiplinan dan produktivitas, Pemkot Tangsel juga menyoroti potensi efisiensi anggaran dari kebijakan WFH tersebut. Namun, dampak penghematan masih menunggu data dalam periode bulanan.
“Nah, yang belum terukur itu adalah seberapa jauh listrik, air di kantornya itu menurun. Karena ini nanti kan bulanan kan, nanti ketahuannya pada bulan yang akan datang,” ungkapnya.
Benyamin berharap kebijakan WFH tidak hanya berdampak pada fleksibilitas kerja, tetapi juga mampu menekan biaya operasional pemerintah.
“Saya harapkan ada penurunan tagihan listriknya, tagihan airnya, kemudian bensin juga,” tandasnya.
Ia optimistis, dalam waktu dekat dampak kebijakan tersebut dapat terukur secara lebih komprehensif, termasuk dari sisi efisiensi anggaran daerah.
TangselCity | 3 hari yang lalu
TangselCity | 21 jam yang lalu
Olahraga | 1 hari yang lalu
Pos Tangerang | 2 hari yang lalu
TangselCity | 3 hari yang lalu
TangselCity | 3 hari yang lalu
TangselCity | 20 jam yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu
Nasional | 19 jam yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu



