Hujan Deras Picu Banjir di 12 Titik, BPBD Tangsel Terjunkan Tim
PAMULANG — Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kota Tangerang Selatan sejak Kamis (30/4) sore, memicu genangan hingga banjir di sedikitnya 12 titik. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangsel mencatat ratusan kepala keluarga (KK) terdampak, dengan ketinggian muka air (TMA) bervariasi antara 10 hingga 50 sentimeter.
Penata Layanan Operasional sekaligus Komandan Pleton (Danton) Satgas Penanggulangan Bencana BPBD Kota Tangsel, Dian Wiryawan, menuturkan laporan awal kejadian diterima pihaknya sekitar pukul 17.55 WIB. Hingga pukul 20.30 WIB, sebagian wilayah masih tergenang, sementara beberapa titik lainnya mulai berangsur surut.
“Curah hujan yang cukup tinggi menyebabkan sejumlah kawasan permukiman terendam. Tim BPBD langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan penanganan dan pemantauan,” ujar Dian.
Ia merinci, genangan terjadi di antaranya di Perumahan Lembah Pinus, Pamulang Barat, dengan TMA sekitar 25 cm yang berdampak pada 140 KK dan hingga kini masih tergenang. Kemudian di Perumahan BPI Blok A RW 04 Pamulang Timur dengan TMA 20–30 cm dan terdampak 200 KK, serta Perumahan BPI Blok F RW 13 Pamulang Barat dengan TMA 20–40 cm yang merendam 160 KK.
Selain itu, banjir juga terjadi di Perumahan Taman Mangu, Jurangmangu Barat, dengan TMA 10–30 cm dan terdampak 350 KK, serta di Perumahan Pondok Maharta RW 09 dan RW 10, Pondok Kacang Timur, dengan TMA 10–25 cm yang berdampak pada 450 KK.
"Genangan juga tercatat di Kampung Empang Sari, Ciputat, dengan TMA 20–45 cm yang berdampak pada 70 KK, serta di Kampung Tembok Bolong, Rempoa, dengan TMA mencapai 30 cm dan terdampak 185 KK," paparnya.
Sementara itu, sejumlah titik dilaporkan telah berangsur surut, seperti di Pondok Pesantren Al-Tsyaniah, Buaran, Serpong, yang sebelumnya tergenang akibat jebolnya sebagian tembok pembatas kali. Kemudian di wilayah Renijaya RW 06 Pondok Benda, Perumahan Pamulang 2 Pasar Bukit, serta tambahan titik di Renijaya RW 17 Pamulang Barat.
Adapun genangan yang masih terjadi juga terpantau di Jalan Raya Ceger Taman Mangu dengan ketinggian air mencapai 30–50 cm, serta di beberapa ruas lingkungan warga lainnya.
Selain banjir, BPBD juga menangani kejadian pohon tumbang di Jalan Raya H. Rean Bendahara. Peristiwa tersebut mengakibatkan satu unit truk tertimpa dan sempat mengganggu akses lalu lintas.
“Tidak ada korban jiwa, dan saat ini kondisi sudah tertangani, akses jalan kembali normal,” jelas Dian.
BPBD Tangsel mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih dapat terjadi, serta segera melaporkan jika ditemukan kondisi darurat di lingkungan masing-masing.
TangselCity | 3 hari yang lalu
Olahraga | 17 jam yang lalu
Pos Banten | 8 jam yang lalu
Pos Banten | 5 jam yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
TangselCity | 3 hari yang lalu
Pos Tangerang | 3 hari yang lalu
TangselCity | 1 hari yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu
Pos Banten | 3 hari yang lalu



