RSU Serpong Utara Diperluas, Akses dan Layanan Pasien Ditingkatkan
SERPONG UTARA — Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) terus mematangkan rencana perluasan Rumah Sakit Umum (RSU) Serpong Utara guna meningkatkan akses serta kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat. Pengembangan ini dilakukan menyusul tingginya jumlah pasien, tidak hanya dari Tangsel, tetapi juga dari daerah penyangga.
Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie mengatakan, RSU Serpong Utara saat ini melayani pasien dari berbagai wilayah seperti Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang, hingga Serang, dan ada juga dari Cengkareng.
Kondisi tersebut membuat peningkatan kapasitas dan layanan menjadi kebutuhan mendesak.
“Jangkauannya luas, bukan hanya warga Tangsel. Karena itu pelayanan harus kita tingkatkan, baik dari sisi fasilitas maupun tenaga medis,” ujar Benyamin, Rabu (6/5).
Sebagai langkah awal, Pemkot akan melakukan penataan kawasan di sekitar rumah sakit. SDN Pakulonan 2 akan direlokasi dan digabung dengan SDN Pakulonan 1 serta SDN Paku Alam. Nantinya, kedua sekolah tersebut akan mendapatkan tambahan ruang kelas dan kemungkinan pembangunan bertingkat.
Selain itu, kantor Kelurahan Pakulonan yang saat ini berada di depan kawasan rumah sakit juga akan dipindahkan. Lahan tersebut akan dimanfaatkan untuk mendukung perluasan RSU Serpong Utara.
Sebagai pengganti, Pemkot menyiapkan lokasi baru untuk kantor kelurahan yang masih berada di kawasan Pakulonan, memanfaatkan lahan yang ditawarkan dari pengembang.
Lebih lanjut, Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kota Tangsel, Hadi Widodo, menjelaskan, terdapat dua alternatif lahan yang ditawarkan oleh pengembang Alam Sutera, yakni di sekitar SD Pakulonan 1 dan kawasan Margajaya. Namun, lahan di dekat SD Pakulonan 1 dinilai lebih potensial karena luasnya mencapai sekitar 1.378 meter persegi.
“Rencana ini masih dalam tahap awal. Prosesnya diawali dengan penyerahan aset dari pihak pengembang ke Pemkot, baru kemudian masuk ke tahap perencanaan,” jelas Hadi.
Ia menambahkan, kajian kelayakan (feasibility study) dan penyusunan detail engineering design (DED) direncanakan dilakukan secara paralel untuk mempercepat realisasi proyek.
Jika seluruh lahan digabung, total luas RSU Serpong Utara ke depan diperkirakan mencapai lebih dari 7.000 meter persegi. Pengembangan ini mencakup penambahan fasilitas utama rumah sakit, ruang penunjang seperti ruang direksi dan tenaga medis, serta perluasan area parkir.
Rencana pembangunan fisik ditargetkan mulai pada 2027, setelah seluruh tahapan perencanaan dan administrasi rampung. Ke depan, RSU Serpong Utara juga berpeluang menambah layanan spesialis hingga subspesialis, seiring peningkatan sarana dan prasarana.
Dengan perluasan ini, diharapkan RSU Serpong Utara mampu memberikan layanan kesehatan yang lebih optimal dan menjangkau lebih banyak masyarakat.
Nasional | 2 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
TangselCity | 1 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Pos Tangerang | 3 hari yang lalu
TangselCity | 3 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
TangselCity | 3 hari yang lalu
TangselCity | 1 hari yang lalu
Pos Banten | 5 jam yang lalu






