TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Tangsel Terbaik III Regional Jawa-Bali

Sukses Tekan Stunting 9% & Kemiskinan 2,36%

Reporter: Rachman Deniansyah
Editor: Redaksi
Senin, 08 Juni 2026 | 07:45 WIB
PENGHARGAAN. Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie saat menerima penghargaan atas penanggulangan kemiskinan dan penurunan stunting di Yogyakarta, Kamis (4/6).
PENGHARGAAN. Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie saat menerima penghargaan atas penanggulangan kemiskinan dan penurunan stunting di Yogyakarta, Kamis (4/6).

SERPONG-Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) berhasil meraih penghargaan Terbaik III Regional Jawa-Bali dalam kategori Penanggulangan Kemiskinan dan Percepatan Penurunan Stunting pada ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

 

Penghargaan tersebut diserahkan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait kepada Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie, dalam rangkaian acara yang berlangsung di Yogyakarta, Kamis (4/6) lalu.

 

Selain menerima penghargaan, Pemkot Tangsel juga memperoleh dana apresiasi senilai Rp 1 miliar sebagai bentuk dukungan atas keberhasilan daerah dalam menjalankan program pengentasan kemiskinan dan percepatan penurunan stunting secara berkelanjutan.

 

Penghargaan tersebut diberikan berdasarkan sejumlah indikator penilaian. Mulai dari komitmen pemerintah daerah, efektivitas program lintas sektor, kualitas layanan dasar, hingga capaian nyata dalam menekan angka kemiskinan dan stunting.

 

Berdasarkan data yang dipaparkan, prevalensi stunting di Tangsel yang sebelumnya sempat menyentuh angka 19,9 persen berhasil ditekan hingga berada di kisaran 9 persen. Pemkot Tangsel menargetkan prevalensi stunting turun menjadi 7,05 persen pada 2027.

 

Sementara, angka kemiskinan di Kota Tangsel tercatat sebesar 2,36 persen, menjadi yang terendah di Provinsi Banten. Capaian tersebut dinilai sebagai hasil dari berbagai program intervensi yang menyasar kelompok rentan dan masyarakat berpenghasilan rendah.

 

Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie menyebut, penghargaan tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh elemen, mulai dari organisasi perangkat daerah, pemangku kepentingan hingga masyarakat.

 

“Alhamdulillah, penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus memperkuat upaya penanggulangan kemiskinan dan percepatan penurunan stunting di Kota Tangerang Selatan. Ini bukan hanya prestasi pemerintah daerah, tetapi juga hasil kolaborasi seluruh elemen masyarakat yang selama ini turut mendukung berbagai program pembangunan,” ujar Benyamin, melalui pernyataan resminya, Minggu (6/6).

 

Menurutnya, berbagai program yang telah berjalan akan terus diperkuat, terutama yang berkaitan dengan peningkatan akses layanan kesehatan, pendidikan, dan perlindungan sosial bagi kelompok rentan.

 

“Penghargaan ini menjadi pengingat bahwa pekerjaan kita belum selesai. Kami akan terus memastikan seluruh program berjalan tepat sasaran, terukur, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tambahnya.

 

Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian mengatakan, penghargaan diberikan kepada daerah yang mampu menunjukkan kinerja terbaik sekaligus menghadirkan dampak langsung bagi masyarakat melalui berbagai program pembangunan.

 

Menurut Tito, apresiasi tersebut juga menjadi sarana untuk menampilkan berbagai capaian positif pemerintah daerah yang selama ini berhasil menjalankan roda pemerintahan secara efektif.

 

“Ini akan berlanjut terus. Nanti akan ada gelombang berikutnya di enam regional lainnya dengan tema yang berbeda, bisa mengenai kota bersih, pengelolaan layanan publik, dan lainnya,” ujar Tito.

 

Prestasi ini menambah deretan penghargaan yang berhasil diraih Pemkot Tangsel sepanjang tahun 2026, sekaligus memperkuat posisi kota tersebut sebagai salah satu daerah dengan kinerja pembangunan terbaik di kawasan Jawa-Bali.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit