TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Prabowo kepada Siswa Sekolah Rakyat: Saya Juga Sering Diejek, Yang Penting Hati Tetap Baik

Reporter & Editor : AY
Senin, 08 Juni 2026 | 08:02 WIB
Presiden Prabowo saat menikmati makan siang bersama murid dan orang tua di SRMP 17 Tabanan, Bali, Minggu (7/6/2026). Foto : Ist
Presiden Prabowo saat menikmati makan siang bersama murid dan orang tua di SRMP 17 Tabanan, Bali, Minggu (7/6/2026). Foto : Ist

BALI – Presiden Prabowo Subianto membagikan pengalaman pribadinya saat mengunjungi Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 17 Tabanan, Bali, Minggu (7/6/2026). Di hadapan para siswa, Prabowo mengaku dirinya hingga kini masih kerap menerima ejekan dan ujaran negatif. Namun, ia menegaskan bahwa hal tersebut tidak boleh menjadi alasan untuk kehilangan semangat maupun membalas dengan kebencian.


"Saya pun sering diejek sampai sekarang. Presiden juga sering diejek. Nggak apa-apa. Yang penting hati kita baik," ujar Prabowo.


Kedatangan Presiden disambut antusias oleh para siswa dan masyarakat yang telah menunggu sejak pagi. Suasana semakin meriah ketika para pelajar menampilkan Tari Kecak khas Bali. Prabowo menyempatkan diri menyapa para penari serta berbincang dengan sejumlah siswa sebelum meninjau fasilitas dan kegiatan belajar mengajar di sekolah tersebut.


Dalam arahannya, Presiden menekankan pentingnya pendidikan, kedisiplinan, serta pembentukan karakter. Menurutnya, keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan akademik, tetapi juga oleh sikap, ketekunan, dan kemampuan menghadapi tantangan hidup.


"Belajar yang baik, hormati guru, cintai orang tua, rukun dengan teman, dan selalu bersikap sopan kepada siapa pun," pesannya.


Momen yang paling menyita perhatian terjadi ketika seorang siswa bernama Gede Bagus mengaku pernah menjadi sasaran ejekan sebelum bergabung dengan Sekolah Rakyat. Menanggapi hal itu, Prabowo memberikan motivasi agar tidak larut dalam rasa rendah diri.
Menurut Presiden, ejekan tidak perlu dibalas dengan kemarahan. Justru, seseorang harus menunjukkan keteguhan hati dan kesantunan dalam menghadapi perlakuan buruk dari orang lain.


"Kalau kita diejek, balaslah dengan sopan santun. Semakin dihina, semakin teguh. Semakin berani, semakin santun. Jangan pernah kecil hati," tegasnya.
Prabowo juga mengingatkan para siswa untuk tidak membiasakan diri menjelek-jelekkan orang lain. Ia meyakini bahwa hidup tanpa kebencian dan iri hati merupakan salah satu kunci meraih kesuksesan.


Menurutnya, banyak tokoh besar lahir dari keluarga sederhana dan berhasil mengubah nasib karena tidak menyerah pada keadaan. Karena itu, para siswa diminta tetap optimistis meski menghadapi berbagai keterbatasan.
"Di tengah kesulitan, carilah hal-hal yang baik. Selalu ada kebaikan yang datang bagi mereka yang tidak menyerah," katanya.


Usai berdialog dengan para siswa, Prabowo turut menikmati program Makan Bergizi Gratis (MBG) bersama para pelajar dan orang tua. Ia duduk di meja makan yang sama dengan para siswa, menikmati menu yang terdiri atas nasi putih, ayam goreng, tempe berbumbu, dan telur.


Sementara itu, Juru Bicara Partai Gerindra Bahtra Banong menilai pesan yang disampaikan Presiden merupakan bentuk motivasi sekaligus teladan bagi generasi muda. Menurutnya, Prabowo menunjukkan bahwa kritik dan ejekan tidak harus dibalas dengan perlakuan serupa.


"Dalam demokrasi, kritik adalah hal yang wajar. Namun, kedewasaan terlihat dari bagaimana seseorang merespons kritik tersebut. Pak Prabowo menunjukkan sikap itu kepada publik," ujarnya.


Pandangan serupa disampaikan Direktur Trias Politika Strategis Agung Baskoro. Ia menilai pesan Prabowo memiliki makna personal sekaligus institusional. Di satu sisi, Presiden memotivasi siswa agar tetap fokus mengejar cita-cita. Di sisi lain, pengalaman yang dibagikannya mencerminkan bahwa pemerintah juga kerap menghadapi kritik dan ejekan, namun harus tetap fokus bekerja untuk masyarakat.


"Presiden menyampaikan bahwa pemerintah sering menjadi sasaran kritik, tetapi tetap fokus membangun dan bekerja untuk rakyat," kata Agung.


Menurutnya, melalui pesan tersebut Prabowo ingin mengajak seluruh elemen bangsa untuk mengedepankan persatuan dan kolaborasi dalam membangun Indonesia, terlepas dari perbedaan pandangan yang ada.
 

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit