Iran Dilarang Bermarkas di AS, Team Melli Terpaksa Nginap di Meksiko Selama Piala Dunia 2026
LOS ANGELES – Persiapan Timnas Iran menghadapi Piala Dunia 2026 diwarnai kendala besar. Akibat memanasnya hubungan politik antara Iran dan Amerika Serikat, Team Melli tidak diizinkan menjadikan wilayah AS sebagai markas selama turnamen berlangsung.
Padahal, seluruh pertandingan Grup G akan digelar di Los Angeles, Amerika Serikat. Karena itu, Iran terpaksa memindahkan pusat latihan dan akomodasinya ke Tijuana, Meksiko, yang berbatasan langsung dengan California.
Kebijakan tersebut berkaitan dengan konflik bersenjata antara Iran dan AS yang masih berlangsung sejak pecah pada Februari 2026. Pemerintah AS menerapkan pengawasan ketat terhadap delegasi Iran dan membatasi pemberian visa bagi sejumlah pejabat serta staf pendukung tim.
Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio, menegaskan bahwa negaranya tidak memiliki masalah dengan para atlet Iran. Namun, Washington menolak memberikan akses kepada individu yang diduga memiliki hubungan dengan Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC).
"Kami tidak memiliki masalah dengan para atlet maupun staf pendukung mereka. Tetapi kami tidak akan mengizinkan masuk individu yang memiliki keterkaitan dengan IRGC," ujar Rubio seperti dikutip ABC News.
Situasi ini membuat perjalanan Iran selama turnamen menjadi tidak biasa. Awalnya, Duta Besar Iran untuk Meksiko, Abolfazl Pasandideh, menyebut skuad Iran hanya diizinkan masuk ke AS pada hari pertandingan dan harus meninggalkan negara tersebut pada hari yang sama.
Namun, juru bicara Timnas Iran, Amir Mahdi Alavi, kemudian menjelaskan bahwa para pemain yang memiliki visa multiple entry tetap diperbolehkan tiba satu hingga dua hari sebelum pertandingan berlangsung.
Meski demikian, sejumlah pejabat penting Iran tetap gagal memperoleh visa AS. Di antaranya Presiden Federasi Sepak Bola Iran, Mehdi Taj, yang diketahui pernah menjadi anggota Garda Revolusi Iran. Penolakan serupa juga dialami beberapa staf administrasi dan media tim.
Perjalanan menuju Piala Dunia pun menjadi lebih rumit bagi Iran. Sebelum berangkat ke Meksiko, skuad asuhan Amir Ghalenoei harus menjalani pemusatan latihan hampir tiga pekan di Antalya, Turki, sambil menunggu proses pengurusan visa untuk AS, Kanada, dan Meksiko.
Di Piala Dunia 2026, Iran tergabung di Grup G bersama Belgia, Mesir, dan Selandia Baru. Laga perdana Team Melli akan berlangsung pada 15 Juni melawan Selandia Baru, disusul menghadapi Belgia pada 21 Juni dan Mesir pada 26 Juni.
Iran lolos ke putaran final setelah tampil impresif pada Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Dengan raihan 23 poin, mereka finis di puncak persaingan Grup A dan memastikan tiket otomatis ke putaran final.
Piala Dunia 2026 menjadi penampilan ketujuh Iran di ajang tertinggi sepak bola dunia setelah sebelumnya tampil pada edisi 1978, 1998, 2006, 2014, 2018, dan 2022. Hingga kini, Iran belum pernah menembus fase gugur dan bertekad mencatat sejarah baru di Amerika Utara.
Meski menghadapi berbagai hambatan nonteknis, Team Melli tetap membidik target lolos dari fase grup untuk pertama kalinya. Namun, jalan mereka dipastikan tidak mudah mengingat Belgia dan Mesir menjadi dua tim unggulan di Grup G, sementara Selandia Baru berpotensi menjadi kuda hitam yang sulit ditaklukkan.
Piala Dunia 2026 | 2 hari yang lalu
Ekonomi Bisnis | 2 hari yang lalu
Piala Dunia 2026 | 3 hari yang lalu
Olahraga | 16 jam yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
Olahraga | 1 hari yang lalu
Pos Tangerang | 3 hari yang lalu
Ekonomi Bisnis | 2 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Pendidikan | 2 hari yang lalu


