TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Damkar Tangsel Evakuasi Jenazah Korban Tersengat Listrik dari Atas Plafon

Reporter: Rachman Deniansyah
Editor: Irma Permata Sari
Kamis, 18 Juni 2026 | 23:00 WIB
Petugas Damkar Tangsel evakuasi jenazah korban di atas plafon rumah, Kamis (18/6) petang. (Ist)
Petugas Damkar Tangsel evakuasi jenazah korban di atas plafon rumah, Kamis (18/6) petang. (Ist)

PAMULANG — Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kota Tangerang Selatan mengevakuasi jenazah seorang warga yang meninggal dunia akibat tersengat aliran listrik saat memperbaiki instalasi lampu di atas plafon rumah, Kamis (18/6) petang.


Kepala Bidang Pemadam dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Tangerang Selatan, Omay Komarudin, mengatakan laporan kejadian diterima sekitar pukul 18.55 WIB. Petugas kemudian dikerahkan ke lokasi untuk melakukan evakuasi korban yang berada di atas plafon.


Menurut Omay, peristiwa itu bermula ketika korban berusaha memperbaiki lampu yang mati. Korban naik ke atas plafon untuk menyambungkan kabel listrik yang mengalami gangguan.


Saat proses perbaikan berlangsung, kabel yang hendak disambungkan diduga tersenggol hingga menempel pada rangka baja ringan. Pada saat bersamaan, korban menginjak rangka baja ringan tersebut sehingga tersengat aliran listrik.


“Korban sedang memperbaiki lampu yang mati. Saat berada di atas plafon, kabel yang akan disambungkan tersenggol dan menempel pada rangka baja ringan,” ujar Omay kepada Tangsel Pos.


Petugas yang tiba di lokasi terlebih dahulu memastikan aliran listrik telah diputus guna menjamin keamanan selama proses evakuasi. Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah potensi bahaya yang dapat mengancam petugas maupun warga sekitar.


Proses evakuasi berlangsung cukup sulit karena posisi korban berada di atas plafon dengan akses yang terbatas. Ruang yang sempit membuat petugas tidak memungkinkan menggunakan tangga untuk mengeluarkan korban.


“Karena aksesnya sempit, petugas harus membongkar sebagian plafon agar korban dapat dievakuasi dengan aman,” jelas Omay.


Setelah dilakukan upaya evakuasi, korban berhasil dikeluarkan dari atas plafon. Namun korban diketahui telah meninggal dunia akibat insiden tersebut. Selanjutnya, jenazah diserahkan kepada pihak berwenang untuk penanganan lebih lanjut.


Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar selalu mengutamakan aspek keselamatan saat melakukan perbaikan instalasi listrik, terutama pada area yang memiliki akses terbatas dan berisiko tinggi.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit