TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Kisruh Penyelenggaraan Tangsel Fun Run, Pilar Minta Panitia Bertanggung Jawab

Rugikan Masyarakat, EO Terancam Diblacklist

Reporter: Rachman Deniansyah
Editor: Irma Permata Sari
Minggu, 02 Agustus 2026 | 12:06 WIB
Tangsel Fun Run & Walk yang digelar pada Minggu (2/8) menuai polemik. (Ist)
Tangsel Fun Run & Walk yang digelar pada Minggu (2/8) menuai polemik. (Ist)

SERPONG – Penyelenggaraan Tangsel Fun Run & Walk yang digelar pada Minggu (2/8) menuai polemik. Ribuan peserta mengaku kecewa lantaran tidak menerima medali finisher meski telah menyelesaikan lomba hingga garis akhir. Tak hanya itu, doorprize yang dijanjikan penyelenggara juga tidak kunjung dibagikan.


Keluhan peserta ramai bermunculan di media sosial. Mereka mengaku telah membayar biaya pendaftaran dan mengikuti seluruh rangkaian kegiatan, namun hak yang dijanjikan panitia tidak dipenuhi. Kondisi tersebut memicu kekecewaan dan membuat banyak peserta merasa dirugikan.


Polemik tersebut mendapat perhatian Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Pilar Saga Ichsan. Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Pilar menegaskan bahwa penyelenggara harus bertanggung jawab atas kerugian yang dialami peserta.


"Bagi panitia atau penyelenggara event swasta yang membawa nama Kota Tangsel dan mencantumkan logo Pemkot dan Dispora Tangsel (sementara bukan event Pemkot) serta melaksanakan event yang merugikan masyarakat, untuk tidak lagi diberikan izin penyelenggaraan dan dipanggil oleh Dispora Tangsel untuk diminta pertanggungjawabannya segera. Anda mencoreng nama Tangsel," tulis Pilar.


Ia menegaskan, Pemerintah Kota Tangerang Selatan terbuka terhadap siapa pun yang ingin menggelar kegiatan positif bagi masyarakat. Namun, penyelenggara wajib bertanggung jawab apabila pelaksanaan kegiatan tidak berjalan sesuai rencana hingga merugikan peserta dan mencoreng nama baik Kota Tangsel.


"Tangerang Selatan sangatlah terbuka bagi pihak manapun yang mau menyelenggarakan kegiatan positif untuk masyarakat. Namun bila dalam penyelenggaraan tidak berjalan sesuai perencanaan yang semestinya, dan berdampak merugikan masyarakat serta membawa citra negatif bagi nama baik Tangsel maka penyelenggara harus bertanggung jawab penuh dan tentu Pemkot melarang untuk kembali menyelenggarakan event di kota ini. Mohon menjadi catatan bagi seluruh Event Organizer," lanjutnya.


Sementara itu, Kepala Bidang Keolahragaan Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Tangsel Deden Umaidi menegaskan, Tangsel Fun Run & Walk bukan merupakan program resmi Pemerintah Kota Tangerang Selatan maupun Dispora Tangsel.


Menurutnya, kegiatan tersebut sepenuhnya diselenggarakan oleh Event Organizer (EO), sehingga seluruh tanggung jawab pelaksanaan berada di tangan penyelenggara.


"Sehubungan dengan beredarnya informasi di masyarakat yang mengaitkan kegiatan tersebut dengan Pemerintah Kota Tangerang Selatan, bersama ini kami tegaskan bahwa kegiatan Tangsel Fun Run & Walk diselenggarakan sepenuhnya oleh pihak Event Organizer (EO) sebagai penyelenggara, dan bukan merupakan program maupun kegiatan resmi Pemerintah Kota Tangerang Selatan atau Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kota Tangerang Selatan," ujar Deden.


Meski demikian, Dispora tetap menghormati inisiatif masyarakat maupun pihak swasta yang menyelenggarakan kegiatan olahraga rekreasi. Namun, setiap kegiatan yang digelar oleh pihak ketiga menjadi tanggung jawab penuh penyelenggara sesuai ketentuan yang berlaku.


Dispora juga mengimbau masyarakat agar memperoleh informasi mengenai kegiatan resmi Pemerintah Kota Tangerang Selatan melalui kanal komunikasi resmi Pemkot maupun Dispora guna menghindari kesalahpahaman.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit