34 Penggerak Kemasjidan dari Berbagai Wilayah Ikuti Masjid Indonesia Berdaya Academy Batch 12
PONDOK AREN-Sebanyak 34 penggerak kemasjidan dari berbagai wilayah di Indonesia meliputi, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Kota Tangerang, DKI Jakarta, Palembang, Lampung, DIY, Malang, dan Bogor mengikuti kegiatan Masjid Indonesia Berdaya Academy (MIBA) Batch 12.
MIBA merupakan sebuah program penguatan kapasitas yang dirancang untuk mendorong lahirnya masjid-masjid yang mandiri, dipercaya masyarakat, memberikan manfaat yang luas, serta berkelanjutan.
Kegiatan yang dilangsungkan di Creative Hub Masjid Raya Bintaro Jaya (MRBJ) Kota Tangsel pada 19-21 Juni 2026 ini menjadi ruang pembelajaran sekaligus kolaborasi bagi para pengurus dan aktivis masjid untuk meningkatkan kemampuan dalam mengelola masjid secara profesional dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
Para peserta berasal dari berbagai daerah dengan latar belakang dan pengalaman yang beragam, namun memiliki visi yang sama, yaitu menjadikan masjid sebagai pusat peradaban dan pemberdayaan umat.
MIBA hadir untuk memperkuat peran masjid agar tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga mampu menjadi pusat pendidikan, sosial, ekonomi, dan pengembangan masyarakat.
Melalui pelatihan ini, peserta mendapatkan berbagai materi strategis dan praktik terbaik dalam pengelolaan masjid, mulai dari penguatan kelembagaan, pengembangan program, hingga membangun jejaring kolaborasi.
Program ini mengusung empat pilar utama sebagai fondasi pengembangan masjid, yakni kemandirian, kepercayaan, kebermanfaatan, dan keberlanjutan. Kemandirian diwujudkan melalui penguatan tata kelola dan sumber daya masjid, sementara kepercayaan dibangun melalui transparansi dan pelayanan yang baik kepada jamaah.
Di sisi lain, kebermanfaatan menjadi orientasi utama agar setiap aktivitas masjid dapat memberikan dampak yang nyata bagi masyarakat, serta keberlanjutan menjadi komitmen agar manfaat tersebut dapat terus dirasakan lintas generasi.
Penyelenggara berharap, melalui Masjid Indonesia Berdaya Academy Batch 12, para peserta dapat menjadi agen perubahan di wilayah masing-masing dan menginspirasi lebih banyak masjid untuk terus berkembang dan berinovasi.
"Kami meyakini bahwa kemajuan masjid tidak hanya ditentukan oleh megahnya bangunan, tetapi juga oleh kualitas para penggeraknya. Ketika penggerak masjid memiliki visi yang kuat, kapasitas yang memadai, dan semangat kolaborasi, maka masjid akan tumbuh menjadi institusi yang mandiri, dipercaya, bermanfaat, dan berkelanjutan," ujar Rizky Subagia, perwakilan penyelenggara, Jumat (19/06/2026).
Melalui MIBA Batch 12, semangat untuk menghadirkan Masjid Indonesia yang Berdaya terus digaungkan. Dari 34 penggerak kemasjidan yang hadir, diharapkan lahir berbagai inovasi dan gerakan positif yang mampu memperkuat peran masjid sebagai pusat ibadah, pemberdayaan, dan peradaban umat di Indonesia.
Piala Dunia 2026 | 2 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
Olahraga | 3 hari yang lalu
TangselCity | 22 jam yang lalu
Piala Dunia 2026 | 1 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Piala Dunia 2026 | 2 hari yang lalu
Piala Dunia 2026 | 1 hari yang lalu
Piala Dunia 2026 | 2 hari yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu




