Pramono Urung Geser Patung Jenderal Sudirman, Penataan Dukuh Atas Tetap Berjalan
JAKARTA - Gubernur Pramono Anung memutuskan membatalkan rencana pemindahan Patung Jenderal Sudirman seiring proyek pengembangan kawasan berorientasi transit (TOD) di Dukuh Atas yang akan dilengkapi pembangunan pedestrian deck dengan target penyelesaian pada 2028.
Keputusan tersebut diambil setelah mempertimbangkan berbagai masukan dan respons publik terhadap rencana penataan kawasan. Pemerintah Provinsi DKI memilih mempertahankan posisi patung agar tidak memunculkan polemik berkepanjangan di tengah masyarakat.
Menurut Pramono, keberadaan Patung Jenderal Sudirman dinilai tetap relevan di lokasi saat ini dan dapat menjadi bagian penting dalam wajah baru kawasan Dukuh Atas yang lebih tertata, nyaman, dan ramah bagi pejalan kaki.
Meski patung tidak dipindahkan, proyek penataan kawasan tetap akan dilanjutkan. Pemerintah menargetkan kawasan tersebut memiliki nilai estetika yang lebih baik sekaligus memperkuat fungsi ruang publik dan konektivitas antarmoda transportasi.
Sebelumnya, pemerintah sempat mengkaji pemindahan patung ke area pertemuan Jalan M.H. Thamrin dan Jalan Jenderal Sudirman. Gagasan itu muncul agar monumen tersebut tampil lebih menonjol dan memiliki posisi yang dianggap lebih strategis serta mudah dinikmati masyarakat.
Namun setelah evaluasi lebih lanjut, opsi tersebut tidak diteruskan dan fokus diarahkan pada penataan kawasan tanpa mengubah letak salah satu ikon penting di pusat ibu kota tersebut.
TangselCity | 2 hari yang lalu
Piala Dunia 2026 | 3 hari yang lalu
Piala Dunia 2026 | 3 hari yang lalu
Piala Dunia 2026 | 2 hari yang lalu
TangselCity | 1 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
TangselCity | 3 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
TangselCity | 21 jam yang lalu
Olahraga | 3 hari yang lalu




