TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Kebakaran Hebat Hanguskan Pabrik dan Gudang

Reporter & Editor : Redaksi
Rabu, 22 Juli 2026 | 09:33 WIB
TERBAKAR: Kondisi bangunan yang terbakar di Kecamatan Periuk. ISTIMEWA
TERBAKAR: Kondisi bangunan yang terbakar di Kecamatan Periuk. ISTIMEWA

TANGERANG–Kebakaran hebat melanda sebuah pabrik produksi sekaligus gudang penyimpanan bahan baku di Jalan Raya Bayur, Kelurahan Periuk Jaya, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang, Banten, Senin (20/7) sore. Kobaran api yang membesar dengan cepat memicu kepulan asap hitam pekat yang membumbung tinggi hingga terlihat dari kejauhan.

 

Peristiwa itu diperkirakan terjadi sekitar pukul 16.40 WIB atau menjelang pukul 17.00 WIB. Api dengan cepat menguasai bangunan karena banyaknya material yang mudah terbakar di dalam area pabrik. Mendapat laporan adanya kebakaran, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang langsung mengerahkan puluhan personel beserta armada pemadam kebakaran ke lokasi untuk menjinakkan si jago merah.

 

Kepala UPT Damkar dan Penyelamatan Korban Periuk, Kamaludin Azizi, mengatakan sedikitnya 50 hingga 60 personel diterjunkan dalam operasi pemadaman. Mereka didukung 14 unit mobil pemadam kebakaran. "Kami menerjunkan sekitar 50 hingga 60 personel yang dibantu 14 unit mobil pemadam kebakaran," kata Kamaludin di lokasi kejadian.

 

Menurutnya, proses pemadaman tidak mengalami kendala terkait pasokan air. Sumber air yang berada tidak jauh dari lokasi membuat petugas dapat terus menyuplai air selama operasi berlangsung. Meski begitu, armada pemadam sempat mengalami hambatan saat menuju lokasi kebakaran. Kemacetan di Jalan Raya Bayur pada jam pulang kerja membuat laju kendaraan pemadam tersendat.

 

"Kesulitannya karena ini memang jalur pulang kerja. Lalu lintas dari arah Tangerang menuju Sepatan hingga Kampung Melayu agak sedikit terhambat, sehingga perjalanan armada kami sempat tertahan," ujarnya.

 

BPBD juga belum dapat memastikan penyebab kebakaran. Saat petugas tiba di lokasi, api sudah membesar dan melalap sebagian besar bangunan pabrik. Kamaludin mengungkapkan, material yang terbakar merupakan bahan kemenyan sehingga api cepat membesar dan menghasilkan asap pekat.

 

"Ini yang terbakar jenis bahan kemenyan. Sampai saat ini kami belum mengetahui penyebabnya karena saat kami menerima laporan dan sampai di lokasi, api sudah telanjur besar," jelasnya. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Saat kebakaran terjadi, aktivitas produksi di dalam pabrik diketahui sedang tidak berlangsung sehingga seluruh pekerja telah meninggalkan lokasi.

 

Hingga Senin malam, petugas pemadam kebakaran masih melakukan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang kembali menyala. Sementara itu, penyebab pasti kebakaran masih menunggu hasil penyelidikan pihak berwenang.

Komentar:
Berita Terkini
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit