Klopp Akui Jerman Bukan yang Terbaik, Siap Bangun Der Panzer dari Nol
JERMAN– Pelatih baru Timnas Jerman, Juergen Klopp, menegaskan dirinya akan membangun kembali kekuatan Der Panzer dari awal. Klopp mengakui bahwa Jerman saat ini belum layak disebut sebagai tim terbaik dunia dan membutuhkan proses panjang untuk kembali bersaing di level tertinggi.
Klopp resmi ditunjuk sebagai pelatih Timnas Jerman menggantikan Julian Nagelsmann dengan kontrak berdurasi empat tahun. Mantan pelatih Liverpool itu mengemban tugas besar mengembalikan kejayaan Jerman yang dalam beberapa tahun terakhir terus mengalami penurunan prestasi.
Prestasi terbaik Jerman dalam satu dekade terakhir masih berasal dari keberhasilan menjuarai Piala Dunia 2014. Setelah itu, Der Panzer gagal menembus fase-fase akhir di berbagai turnamen besar. Pada Piala Dunia 2026, langkah Kai Havertz dan kawan-kawan bahkan terhenti di babak 32 besar usai kalah adu penalti dari Paraguay.
Klopp menegaskan dirinya tidak ingin membandingkan kualitas Jerman dengan negara-negara yang saat ini mendominasi sepak bola dunia seperti Prancis, Spanyol, maupun Argentina.
"Tidak ada gunanya membandingkan diri kita dengan Prancis, Spanyol, atau Argentina. Yang terpenting adalah fokus kepada diri sendiri dan memainkan sepak bola terbaik yang mampu kami tampilkan," ujar Klopp, dikutip dari Tribuna.
Pelatih berusia 59 tahun itu juga kembali menekankan bahwa Timnas Jerman harus realistis dengan kondisi yang ada saat ini.
"Jelas, kami bukan tim terbaik di dunia saat ini," tegasnya.
Tantangan pertama Klopp akan dimulai di ajang UEFA Nations League. Jerman tergabung di grup yang dihuni Belanda, Yunani, dan Serbia. Turnamen tersebut akan menjadi langkah awal bagi Klopp untuk membangun fondasi baru sekaligus mengembalikan mental juara Der Panzer.
Nasional | 2 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
Nasional | 22 jam yang lalu
TangselCity | 3 hari yang lalu
TangselCity | 3 hari yang lalu
Olahraga | 1 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu



