TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Indonesia Jadi Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup 2026, Masuk Grup A Bersama Malaysia, Singapura, dan India

Reporter: Farhan
Editor: AY
Rabu, 29 Juli 2026 | 17:01 WIB
Ketum PSSI Erick Thohir dan Presiden FIFAGianni Infantino. Foto : Ist
Ketum PSSI Erick Thohir dan Presiden FIFAGianni Infantino. Foto : Ist

JAKARTA – Indonesia resmi menjadi tuan rumah Premier Division FIFA ASEAN Cup 2026. Berdasarkan hasil undian yang diumumkan Federasi Sepak Bola Vietnam (VFF), Rabu (29/7/2026), Timnas Indonesia tergabung di Grup A bersama Malaysia, Singapura, dan India.
Turnamen edisi perdana FIFA ASEAN Cup 2026 akan diikuti 14 negara yang dibagi ke dalam dua kasta, yakni Premier Division (Divisi 1) dan Challenge Division (Divisi 2).


Premier Division dihuni delapan tim yang terbagi ke dalam dua grup, masing-masing berisi empat peserta. Sementara Challenge Division diikuti enam tim yang dibagi ke dalam dua grup dengan masing-masing tiga tim.
Selain negara-negara ASEAN, turnamen ini juga akan diramaikan tiga peserta undangan, yakni India, Pakistan, dan Hong Kong.


VFF menjelaskan, FIFA ASEAN Cup 2026 akan berlangsung pada periode FIFA Matchday, yakni 24 September hingga 3 Oktober 2026. Dengan demikian, setiap negara berpeluang menurunkan skuad terbaiknya, termasuk pemain yang berkarier di luar negeri.


"Turnamen ini akan digelar pada periode FIFA Matchday sehingga memungkinkan setiap tim menurunkan skuad terkuatnya, termasuk pemain yang bermain di luar negeri," tulis VFF.
VFF juga menegaskan hasil pertandingan akan memengaruhi perolehan poin FIFA karena seluruh laga masuk kalender resmi FIFA Matchday.


Sementara itu, jadwal pertandingan dan regulasi turnamen akan diumumkan FIFA dalam waktu dekat. Setelahnya, seluruh federasi peserta akan menjalani proses pendaftaran sesuai ketentuan yang ditetapkan.


Menurut VFF, penerapan sistem dua divisi pada edisi perdana bertujuan menjaga keseimbangan kompetisi dengan mempertemukan tim-tim yang memiliki level kekuatan setara. Selain itu, sistem promosi dan degradasi diharapkan menjadi motivasi bagi setiap negara untuk mempertahankan posisi di Divisi 1 atau meraih promosi dari Divisi 2 pada edisi berikutnya.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit