TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Penggembala Kerbau Terlibat Cekcok Mulut Hingga Berujung Membacok

Korban Mengalami Luka 21 Jahitan Di Wajah

Reporter: Nipal
Editor: Redaksi
Kamis, 30 Juli 2026 | 09:45 WIB
Gambar yang dibuat oleh AI
Gambar yang dibuat oleh AI

PANDEGLANG - Seorang pria berinisial RD menjadi korban pembacokan setelah terlibat cekcok mulut dengan rekannya saat menggembala kerbau di sebuah saung persawahan, tepatnya di Blok Pasir Salak, kawasan Perum Perhutani, Desa Mahendra, Kecamatan Cibaliung, Kabupaten Pandeglang.

 

Peristiwa itu terjadi pada Minggu, (26/7) lalu, sekitar pukul 11.30 WIB. Akibat pembacokan tersebut, korban RD tengah mengalami luka bacokan pada bagian wajah hingga 21 jahitan.

 

Kapolsek Cibaliung, AKP Asep Jamaludin, mengungkapkan, peristiwa bermula ketika korban bersama pelaku berinisial KR serta dua orang saksi AR dan MT, sedang beristirahat di saung sambil menggembala kerbau.

 

“Korban, pelaku, dan dua saksi sedang duduk di amben saung sambil menggembala kerbau. Kemudian terjadi cekcok mulut antara korban dengan pelaku,” kata AKP Asep, kepada wartawan, Rabu (29/7).

 

AKP Asep menjelaskan, berawal perselisihan tersebut tengah memicu pelaku mengeluarkan sebilah golok yang dibawanya di pinggang. Dari situ, pelaku langsung membacok korban hingga mengenai bagian wajah.

 

“Akibat kejadian itu, korban mengalami luka robek pada kelopak mata kanan hingga bagian hidung. Korban harus menjalani perawatan medis dan mendapatkan 21 jahitan di wajahnya tersebut,” katanya.

 

Kondisi korban saat ini kata AKP Asep, telah membaik, dan sudah diperbolehkan pulang dari rumah sakit. “Korban sudah dibawa pulang dari rumah sakit terdekat, dan saat ini masih menjalani rawat jalan,” pungkasnya.

 

Sementara, tegas AKP Asep, pelaku pembacokan tersebut telah diamankan oleh pihaknya. Hal itu lakukan ujar dia, untuk menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut.

 

“Pelaku sudah kami amankan, dan dititipkan di Polres Pandeglang. Saat ini tahanan tidak lagi dititipkan di Polsek, sehingga kami titipkan di Polres Pandeglang,” jelas AKP Asep.

 

Hingga kini, polisi masih melakukan penyidikan untuk melengkapi berkas perkara, sekaligus mendalami motif dan penyebab pasti terjadinya penganiayaan tersebut.(pal)

 

 

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit