BI Gencarkan Penggunaan QRIS Tap Di Transportasi Umum
Tiga Stasiun Jadi Percontohan
SERANG - Bank Indonesia (BI) Kantor Perwakilan Provinsi Banten secara aktif menyosialisasikan penggunaan QRIS termasuk inovasi terbaru bernama QRIS Tap untuk mempermudah transaksi masyarakat dan meningkatkan efisiensi pelayanan publik.
Kepala BI Banten Sofwan Kurnia menjelaskan, integrasi teknologi ini difokuskan pada dua sektor utama, yaitu perpajakan daerah dan transportasi umum, dengan tujuan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Di sektor transportasi, sistem QRIS Tap saat ini tengah diujicobakan melalui proyek percontohan di tiga stasiun strategis, yakni Stasiun Jurang Mangu di Kota Tangerang Selatan, Stasiun Cisauk di Kabupaten Tangerang dan Stasiun Rangkasbitung di Kabupaten Lebak.
"Yang kita sasar adalah pengguna QRIS, baik itu yang konvensional maupun tap. Tapi targetnya adalah QRIS Tap. Penggunaan tap di 3 titik stasiun itu masih kurang banyak. Namun sebetulnya, di green line-nya itu, dari mulai Tanah Abang sampai dengan Rangkasbitung, sudah bisa dipakai semua. Kita ingin mengenalkan dulu QRIS Tap dimana saja. Dan 3 titik tadi adalah terbanyak penumpang naik maupun turun," ungkap Sofwan, dalam acara Pekan Qris Nasional yang digelar di Kota Tangerang Selatan, akhir pekan kemarin.
Selain pengguna kereta api, Bank Indonesia juga sebelumnya telah mengimplementasikan QRIS Tap di bus Tayo Tangerang, kemudian merchant-merchant di mall Bintaro XChange. Termasuk bekerja sama dengan Damri untuk rute Serang-Ciboleger.
"Kami juga sedang menjajaki koordinasi untuk rute bandara Soekarno Hatta-Sawarna, mudah-mudahan tahun ini bisa terlaksana. Sebetulnya penggunaan QRIS Tap ini sudah ada, seperti di stasiun-stasiun, tapi dari sisi data penggunanya maaih sedikit. Dengan kampanye ini harapannya bisa meningkat," katanya.
Sementara, dalam sektor perpajakan, QRIS digunakan untuk memfasilitasi pembayaran berbagai kewajiban masyarakat, seperti Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) serta Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) dan lainnya.
"Hal ini sejalan dengan program membantu memfasilitasi program pemerintah provinsi dan kabupaten/kota agar memudahkan PADnya meningkat. Kami meyakini kalau penerimaannya lancar, stimulusnya pemerintah bisa lebih baik lagi untuk pertumbuhan ekonomi," ucapnya.
Wilayah Tangerang Raya, khususnya Tangerang Selatan, tercatat sebagai daerah dengan tingkat literasi digital dan penggunaan QRIS tertinggi di Banten. Namun, perluasan ke wilayah lain seperti Lebak dan Pandeglang masih menghadapi kendala berupa keterbatasan infrastruktur jaringan serta rendahnya kesadaran masyarakat akan teknologi digital.
"Guna mengatasi tantangan tersebut, BI Banten bersinergi dengan pemerintah daerah dan kementerian terkait untuk memperkuat jaringan telekomunikasi serta menggencarkan edukasi melalui berbagai kanal media.
Sebagai informasi, Pekan QRIS Nasional 2026 diselenggarakan secara serentak pada tanggal 11-16 Agustus 2026 dengan mengusung tema “Rayakan Digitalisasi! QRIS-nya Satu, Menangnya Banyak!”. Melalui tema tersebut, Bank Indonesia mengajak masyarakat untuk semakin membiasakan penggunaan QRIS dalam berbagai aktivitas transaksi sehari-hari sekaligus mendorong terbentuknya ekosistem ekonomi dan keuangan digital yang semakin luas dan inklusif.
Sepanjang pelaksanaan PQN Banten 2026, Bank Indonesia bersama Pemerintah Daerah, perbankan, Penyedia Jasa Pembayaran, pelaku usaha, komunitas, perguruan tinggi, dan berbagai mitra strategis menghadirkan sejumlah program. Rangkaian tersebut meliputi promo QRIS TAP pada KRL, Bus Tayo, dan Si Benteng; QRIS Goes to University; QRIS Goes to Community; onboarding pengguna baru; Semarak QRIS; bazar UMKM; serta edukasi pemanfaatan QRIS untuk pembayaran pajak dan retribusi daerah.
Bank Indonesia juga terus mendorong perluasan implementasi QRIS TAP, inovasi pembayaran berbasis teknologi Near Field Communication (NFC) yang memungkinkan masyarakat melakukan transaksi hanya dengan melakukan satu kali tap.
PQN Banten 2026 juga urut memperkuat elektronifikasi transaksi pemerintah daerah. Selama rangkaian PQN, Booth Layanan Bank Indonesia dan Bapenda telah menjangkau lebih dari 2.000 peserta, termasuk wajib pajak, melalui layanan pembayaran pajak daerah dan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) di sejumlah simpul mobilitas masyarakat, antara lain Intermoda BSD City, Tunnel Jurangmangu Bintaro Jaya Xchange, dan Stasiun Rangkasbitung.
Pendekatan tersebut memberikan kemudahan kepada masyarakat untuk memperoleh layanan perpajakan tanpa harus datang langsung ke kantor pelayanan. Masyarakat juga didorong memanfaatkan QRIS sebagai kanal pembayaran pajak daerah yang lebih efisien, termasuk melalui berbagai program insentif yang tersedia, salah satunya pembebasan denda bagi wajib pajak yang melakukan pembayaran melalui QRIS.
Selain QRIS TAP, Bank Indonesia terus memperluas manfaat QRIS melalui konektivitas pembayaran lintas negara atau QRIS Cross Border. Layanan tersebut memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam melakukan transaksi pembayaran lintas negara pada negara-negara yang telah terhubung, sehingga mendukung efisiensi transaksi sekaligus memperkuat konektivitas sistem pembayaran Indonesia dengan negara mitra.
Puncak PQN Banten 2026 melalui Semarak PQN Banten 2026 x Fun Walk Tangsel dikemas dengan pendekatan edukatif dan interaktif agar digitalisasi semakin dekat dengan masyarakat. Pengunjung dapat mengikuti berbagai aktivitas sekaligus mengunjungi Booth Bank Indonesia untuk mencoba secara langsung QRIS Experience Games VR dan QRIS TAP Experience. Kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat untuk mengenal lebih jauh perkembangan inovasi sistem pembayaran digital.
Pos Banten | 2 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Galeri | 2 hari yang lalu
TangselCity | 1 hari yang lalu
Olahraga | 3 hari yang lalu
Pos Banten | 17 jam yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu









