Keren, Tahun Depan Pemkot Serang Targetkan Satu Kecamatan Satu Dokter
SERANG - Dalam rangka mengimplementasikan Program Serang Cerdas, dimulai tahun depan Pemerintah Kota (Pemkot) Serang menyiapkan program Satu Kecamatan Satu Dokter. Sasaran dari program tersebut yakni bagi warga tidak mampu dan berprestasi.
Walikota Serang, Budi Rustandi mengatakan, untuk menjalankan program tersebut saat ini Pemkot Serang tengah memproses rancangan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan Fakultas Kedokteran Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta). “Sedang proses di Bagian Hukum untuk draf MoU dengan Fakultas Kedokteran Untirta, ini dalam rangka program Satu Kecamatan Satu Dokter untuk meningkatkan SDM,” kata Budi Rustandi, di Kota Serang, Rabu (19/8/2026).
Dikatakannya, melalui program tersebut Pemkot Serang berencana memberikan kesempatan kepada masyarakat kurang mampu untuk bisa menempuh pendidikan kedokteran. “Insyallah tahun depan program Satu Kecamatan Satu Dokter bisa berjalan agar masyarakat yang tidak mampu dapat difasilitasi oleh Pemerintah Kota Serang,” ujarnya.
Pada pelaksanaannya, calon penerima program akan melalui proses seleksi yang tepat dan sesuai dengan ketentuan. Tujuannya agar program dapat diberikan kepada calon mahasiswa yang benar-benar memenuhi persyaratan serta memiliki potensi untuk menjadi tenaga dokter. “Tentunya dengan seleksi yang pas dan rencananya tahun depan,” katanya.
Sementara, Asisten Daerah (Asda) I Kota Serang, Anthon Gunawan, mengatakan, penyusunan Peraturan Walikota (Perwal) diharapkan dapat segera rampung dan berjalan paralel dengan Memorandum of Understanding (MoU) antara Pemkot Serang dan perguruan tinggi. “Apa yang disampaikan Pak Wali, kita mengejar target Perwali. Mudah-mudahan bisa selesai cepat dan paralel juga dengan MoU,” kata Anthon.
Namun untuk tahap awal, yakni kerja sama dengan Untirta serta tidak menutup kemungkinan kerja sama tersebut juga dijalin dengan perguruan tinggi lainnya untuk mendukung program tersebut. “Sebenarnya kita belum menutup harus berapa kampus. Cuma yang saat ini dalam waktu dekat adalah Untirta. Ada beberapa juga yang ingin segera melaksanakan dan ada yang ingin mencoba dengan kita,” ujarnya.
Anthon menjelaskan, Pemkot Serang akan mengalokasikan anggaran sebesar Rp15 juta untuk satu semester bagi biaya Uang Kuliah Tunggal (UKT) mahasiswa yang mengikuti program pendidikan dokter. “Anggaran untuk satu kecamatan, satu semesternya, satu UKT itu untuk dokter Rp15 juta dari APBD,” jelasnya.
Ia menegaskan, peserta program tidak akan dipilih secara sembarangan. Mekanisme rekrutmen dan seleksi penerima manfaat akan diatur secara khusus melalui Perwali.
Tim seleksi nantinya melibatkan lintas organisasi perangkat daerah agar proses pemilihan berlangsung objektif dan transparan. Peserta yang diprioritaskan adalah masyarakat yang memiliki kemampuan akademik dan prestasi, tetapi terkendala kemampuan ekonomi. “Nanti diatur mekanismenya dalam Perwali. Siapa tim seleksinya dari lintas organisasi. Yang masuk adalah mereka yang punya kemampuan dan prestasi, tetapi tidak punya kemampuan ekonomi,” katanya.
Anthon menambahkan, proses seleksi akan dilakukan secara ketat dengan mempertimbangkan sejumlah indikator, termasuk kondisi ekonomi calon peserta yang akan mengacu pada data kesejahteraan masyarakat.
Namun, karena Perwali masih dalam tahap penyusunan dan Pemkot Serang masih menunggu instruksi dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten, mekanisme final terkait kriteria dan prioritas penerima belum ditetapkan. “Perwalnya masih dalam penggodokan, sedang menunggu instruksi Gubernur Banten. Setelah itu baru kita melihat,” tuturnya.
Ia mencontohkan, apabila terdapat calon peserta dengan kondisi ekonomi paling rendah berdasarkan data desil, tetapi tidak memenuhi persyaratan akademik, maka perlu disiapkan mekanisme untuk menentukan calon penerima berikutnya sesuai ketentuan yang nantinya ditetapkan.(*)
Pos Banten | 3 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Pos Banten | 1 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Galeri | 2 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
Olahraga | 3 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu









