TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

UMKM Binaan BI Banten Pamer Karya Di KKI

Reporter: Yuliawati Saripudin
Editor: Redaksi
Senin, 24 Agustus 2026 | 10:38 WIB
KARYA KREATIF INDONESIA. Suasana pembukaan Karya Kreatif Indonesia yang digelar Bank Indonesia di JICC Jakarta, beberapa waktu lalu. Kegiatan tersebut melibatkan 550 UMKM, serta 1.300 UMKM secara daring. IST
KARYA KREATIF INDONESIA. Suasana pembukaan Karya Kreatif Indonesia yang digelar Bank Indonesia di JICC Jakarta, beberapa waktu lalu. Kegiatan tersebut melibatkan 550 UMKM, serta 1.300 UMKM secara daring. IST

SERANG - Bank Indonesia menyelenggarakan Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2026 sebagai bentuk komitmen mengembangkan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

 

Dalam pameran di JICC Jakarta yang berlangsung pada 20-23 Agustus ini diikuti lebih dari 550 UMKM, sementara pameran daring melalui platform digital www.karyakreatifindonesia.co. id melibatkan lebih dari 1.300 UMKM.

 

Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Provinsi Banten juga berkesempatan untuk mendukung dan meramaikan KKI 2026 melalui partisipasi 8 booth UMKM binaan/mitra pada beberapa rangkaian kegiatan baik di business matching ekspor, pameran wastra offline, pameran cangkir nusantara, pameran healthcare, pameran rumah nusantara, dan juga berpartisipasi di pameran online.

 

Dalam tayangan Instagram @bank_indonesia_banten, nampak Kepala KPw BI Banten Sofwan Kurnia mengunjungi booth-booth UMKM yang memamerkan berbagai karya terutama wastra yang mengangkat kearifan lokal, seperti jaket dan pakaian lainnya yang dikombinasikan dengan kain tenun Baduy.

 

"Wargi Banten hayu borong produk UMKM Jawara Banten. Produk Banten sarare (bagus-bagus)," ujarnya.

 

Sementara itu, saat membuka KKI 2026, Pejabat Gubernur Sementara Bank Indonesia, Destry Damayanti mengatakan, penguatan UMKM ke depan diwujudkan melalui tiga kata kunci, yaitu Bangkit, Tangguh, dan Berdaya Saing. 

 

"Bangkit merupakan semangat pemulihan UMKM yang menghadapi tantangan ekonomi maupun bencana alam. Tangguh diwujudkan melalui penguatan struktur usaha dan akses pembiayaan berkelanjutan. Berdaya Saing diwujudkan melalui inovasi produk dan perluasan akses pasar domestik maupun ekspor, ” ujar  Destry Damayanti.

 

Peran strategis UMKM sebagai pilar ekonomi bangsa tercermin dari jumlah pelaku yang mencapai 64 juta, menyerap 97 % tenaga kerja, dan berkontribusi lebih dari 60% terhadap PDB nasional. UMKM perlu terus didorong menjadi penggerak utama ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

 

Untuk semakin memperkuat UMKM, kebijakan pengembangan UMKM Bank Indonesia diarahkan melalui tiga strategi utama, yaitu ekonomi inklusif yang terintegrasi dan berdaya saing, pembiayaan inklusif dan keuangan berkelanjutan, serta literasi dan sinergi ekonomi -keuangan inklusif dan berkelanjutan yang meluas.

 

Strategi tersebut diwujudkan melalui penguatan kapasitas dan skala usaha, perluasan akses pasar dan pembiayaan, serta akselerasi digitalisasi. Bank Indonesia mengajak seluruh masyarakat untuk mencintai dan bangga pada produk buatan UMKM Indonesia serta mendukung UMKM untuk bangkit dan berdaya saing.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit