TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Ratusan Warga Pandeglang Bakal Ikut Bagian Aksi 27 Agustus di DPR RI

Reporter & Editor : Ari Supriadi
Rabu, 26 Agustus 2026 | 17:11 WIB
Koordinator Aliansi Masyarakat Pandeglang Menggugat (AMPM), Encup Sukrana. (Ist)
Koordinator Aliansi Masyarakat Pandeglang Menggugat (AMPM), Encup Sukrana. (Ist)

PANDEGLANG - Aliansi Masyarakat Pandeglang Menggugat (AMPM) akan ikut bagian dalam aksi nasional Kamis 27 Agustus 2026 di DPR RI, DKI Jakarta.

 

Rencananya, ratusan massa aksi AMPM ini mulai berangkat Rabu (26/8/2026) malam menggunakan puluhan kendaraan pribadi.

Koordinator AMPM, Encup Sukrana mengatakan, keikutsertaan masyarakat Pandeglang dalam aksi 27 Agustus 2026 sebagai bentuk kegelisahan atas situasi nasional yang akhir-akhir ini semakin tidak kondusif.

 

Kebijakan-kebijakan yang dilakukan pemerintah dinilai tidak mencerminkan dan pro terhadap kebutuhan rakyat dan justru sebaliknya.

 

"Massa aksi dari AMPM sudah solid, Insyaallah mulai berangkat malam ini menggunakan mobil pribadi. Kami memohon doa dari seluruh elemen agar perwakilan masyarakat yang ingin menyuarakan aspirasi ini bisa selamat salam tujuan, kembali pulang dan tentu aspirasi ini bisa ditindaklanjuti oleh pemerintah," kata Encup di Pandeglang, Rabu (26/8/2026).

 

Dikatakan Encup, adapun isu yang menjadi fokus dalam aksi besok itu sama seperti yang disuarakan oleh masyarakat Pati, mahasiswa, dan elemen lainnya.

 

Isu atau tuntutan itu seperti desakan untuk segera mengesahkan Undang-Undang Perampasan Aset, hentikan program MBG dan KDMP, hukum mati koruptor, stabilkan ekonomi dan lainnya.

 

"Kami sudah sangat muak dengan kondisi nasional hari ini. Bukan hanya soal kondisi ekonomi yang tidak stabil, namun kehidupan demokrasi juga tidak begitu baik. Suara dibungkam, rakyat ditindas dan diintimidasi karena menyuarakan keresahan dan kebenaran," tegasnya.(*)

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit