TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Respons AktIvitas Erupsi GAK, Pemkab Pandeglang Berlakukan PJJ Selama Tiga Hari

Reporter: Ari Supriadi
Editor: Ari Supriadi selected
Minggu, 06 September 2026 | 19:51 WIB
Tangkapan layar Surat Edaran Nomor: 400.3/3-DISDIKPORA/2026.(Istimewa)
Tangkapan layar Surat Edaran Nomor: 400.3/3-DISDIKPORA/2026.(Istimewa)

PANDEGLANG - Merespons dari aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK) yang saat ini berada pada Level III (Siaga), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang mengeluarkan kebijakan pelaksanaan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) pada satuan pendidikan jenjang PAUD, SD, dan SMP selama tiga hari yakni 7-9 September 2026.

 

Kebijakan PJJ itu tertuang dalam Surat Edaran Nomor: 400.3/3-DISDIKPORA/2026 tentang Pelaksanaan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) Pada Satuan Pendidikan Jenjang PAUD, SD, dan SMP di Kabupaten Pandeglang Sebagai Langkah Kesiapsiagaan Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK).

 

“Sesuai arahan dari Pak Gubernur (Andra Soni, red), pemerintah daerah dalam tiga hari ke depan mengeluarkan kebijakan PJJ untuk tingkat PAUD, SD, dan SMP. Meski anak-anak belajar dari rumah, namun tetap harus dipantau prosesnya baik itu oleh para guru dan juga tentu para orang tua ataupun wali murid,” ujar Bupati Pandeglang, Raden Dewi Setiani, usai memantau aktivitas GAK di Pos Pengamatan Pasauran, Kabupaten Serang, Minggu (6/9/2026).

 

Dirinya mengimbau, para orang tua untuk memantau aktivitas anak-anaknya untuk tidak dibiarkan beraktivitas di luar ruangan. Jika Pun terpaksa harus keluar rumah maka harus memakai masker standar medis, pakaian tertutup serta untuk segera membersihkan diri dan pakaian ketika kembali ke rumah.

 

“Debu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau ini bukan seperti debu biasa, dia mengandung silika yang cukup berbahaya jika terhirup, terkena permukaan kulit, dan perih di mata. Untuk itu masyarakat harus selalu meningkatkan kewaspadaan, menjaga kesehatan, dan memahami mitigasi bencana agar bisa meminimalisir dampak bencana,” pungkasnya.

 

Pemkab Pandeglang, kata dia, sejak hari ini sudah mulai mendistribusikan masker medis kepada masyarakat. Pembagian masker akan terus dilakukan sambil menyampaikan sosialisasi terkait dengan perkembangan terbaru erupsi GAK.

 

Sementera, Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Dindikpora) Kabupaten Pandeglang, Sutoto mengatakan, terdapat lima poin dalam surat edaran tersebut. Salah satu poin itu adalah mengimbau, orang tua dan wali murid agar melakukan pendampingan, pengawasan, dan bimbingan aktif terhadap anaknya selama mengikuti PJJ. Kemudian mengurangi aktivitas di luar rumah guna menghindari paparan abu vulkanik secara langsung, serta selalu mengenakan masker standar medis atau respirator apabila terpaksa beraktivitas di luar rumah.

 

Surat ini bersifat dinamis, sewaktu-waktu dapat dicabut, dihentikan atau diperpanjang berdasarkan perubahan kondisi. Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Pandeglang secara berkala terus berkoordinasi, meminta pertimbangan dari Dinas terkait perihal perkembangan lebih lanjut guna menentukan kebijakan pembelajaran selanjutnya,” demikian surat edaran yang ditandatangani oleh Kepala Dindikpora Pandeglang, Sutoto.(*)

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit