Tertinggal Lebih Dulu, Persib Bangkit dan Tekuk PSM 3-1
BANDUNG - Persib Bandung mengawali BRI Super League 2026/2027 dengan kemenangan. Menjamu PSM Makassar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, Minggu (6/9/2026) malam, Maung Bandung menang 3-1.
Namun, kemenangan tersebut tidak diraih dengan mudah. Persib justru harus bekerja keras setelah dikejutkan gol cepat PSM yang dicetak Kodai Tanaka ketika pertandingan baru berjalan enam menit.
Gol tersebut membuat Persib berada dalam posisi mengejar. Di sisi lain, PSM mampu menjaga pertahanan dengan rapat sehingga sejumlah upaya Maung Bandung untuk menyamakan kedudukan belum membuahkan hasil.
Persib baru menemukan momentum setelah turun minum. Patricio Matricardi mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-48.
Tiga menit berselang, Persib berbalik unggul. Balsa Sekulic mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-51 untuk membawa Maung Bandung memimpin 2-1.
Keunggulan Persib kemudian dilengkapi Uilliam Barros. Penyerang asal Brasil tersebut mencetak gol pada menit ke-82 sekaligus memastikan kemenangan Persib dengan skor 3-1.
Pelatih Persib, Igor Tolic, mengakui permainan timnya pada babak pertama belum sesuai dengan standar yang diinginkan. Menurutnya, laga perdana memang selalu menghadirkan tantangan, tetapi Persib turut membuat situasi menjadi lebih sulit akibat organisasi permainan yang belum maksimal.
“Pertandingan pertama selalu sulit, tetapi kami juga tidak membuatnya mudah bagi diri sendiri,” ujar Tolic seusai pertandingan.
Tolic menilai Persib justru membuat PSM semakin nyaman bermain bertahan. Kondisi tersebut membuat ruang di lini depan menjadi terbatas, sementara Maung Bandung juga beberapa kali membuka celah yang bisa dimanfaatkan lawan melalui serangan balik.
“Kami membuat lawan bermain sangat kompak sehingga sangat sulit membongkar pertahanan mereka. Sementara di sisi lain, kami menjadi rentan terhadap serangan balik. Ini sebenarnya yang ingin kami hindari,” katanya.
Persib memang sempat mendapatkan peluang melalui situasi bola mati. Namun, secara keseluruhan Tolic belum puas dengan penampilan anak asuhnya selama 45 menit pertama.
Perubahan terlihat setelah jeda. Persib bermain lebih langsung, memperbaiki jarak antarlini, sekaligus memiliki lebih banyak pilihan dalam membangun serangan.
“Kami bermain lebih langsung di lapangan seperti ini. Penting untuk bermain langsung agar bisa memenangkan bola kedua, dan kami berhasil mencetak gol pada waktu yang tepat,” tutur Tolic.
Tiga gol yang lahir pada babak kedua menjadi bukti efektivitas perubahan tersebut. Persib mampu membalikkan keadaan sekaligus mengamankan tiga poin pada laga pembuka.
Bagi Tolic, kemenangan tersebut menjadi modal penting untuk perjalanan Persib di kompetisi musim ini.
“Pertandingan pertama, tiga poin, kemenangan yang sangat penting. Sekarang mari bersiap untuk pertandingan berikutnya,” tegasnya.
Selain mengapresiasi perjuangan pemain, Tolic juga memberikan perhatian khusus kepada Bobotoh yang memadati GBLA. Dukungan suporter sepanjang pertandingan membuat pelatih asal Kroasia itu merasa tersentuh.
“Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada para suporter. Saya rasa saya belum pantas mendapatkan apa yang mereka lakukan malam ini,” ungkap Tolic.
Ia menyadari dukungan besar dari Bobotoh membawa tanggung jawab tersendiri. Tolic ingin membalas kepercayaan tersebut dengan membawa Persib meraih lebih banyak kemenangan dan prestasi.
“Mungkin ketika saya sudah memenangkan sesuatu dan meraih lebih banyak kemenangan ke depannya, saya baru pantas mendapatkan momen dan kesempatan seperti ini. Jadi, saya harus bekerja keras,” ujarnya.
Tolic pun mengaku laga perdana bersama Persib menjadi pengalaman yang sangat berkesan.
“Apa yang terjadi malam ini luar biasa. Saya hanya ingin mengucapkan terima kasih,” pungkasnya.
Nasional | 22 jam yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
Nasional | 21 jam yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu
Pos Banten | 1 hari yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu
Nasional | 23 jam yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu
Pos Tangerang | 1 hari yang lalu




