TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

BMKG: Musim Hujan Diprediksi Mulai Pertengahan Oktober 2026

Reporter: Farhan
Editor: AY
Senin, 07 September 2026 | 13:55 WIB
Ilustrasi. Foto ; Ist
Ilustrasi. Foto ; Ist

JAKARTA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi puncak musim kemarau yang berlangsung bersamaan dengan fenomena El Nino.


Direktur Perubahan Iklim BMKG Fachri Radjab mengatakan, sebagian besar wilayah Indonesia saat ini masih berada pada puncak musim kemarau. Kondisi tersebut diperkirakan berlangsung hingga September 2026.


“Kami perkirakan puncak musim kemarau terjadi pada periode Agustus hingga September 2026 ini,” kata Fachri dalam keterangannya, Senin (7/9/2026).
Menurutnya, kondisi kemarau tahun ini menjadi lebih berat karena dipengaruhi fenomena El Nino yang diperkirakan masih berlangsung hingga awal 2027.


“El Nino kita perkirakan masih akan berlangsung sampai awal 2027,” ujarnya.
Fachri menjelaskan, kemarau yang berlangsung bersamaan dengan El Nino dapat menyebabkan penurunan curah hujan dan memperpanjang periode kering di sejumlah wilayah Indonesia.


Kondisi tersebut berpotensi berdampak terhadap ketersediaan air bersih, produksi pangan di sektor pertanian, serta meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla).


Meski demikian, BMKG memprediksi musim hujan akan mulai masuk secara bertahap dalam beberapa bulan mendatang.


“Peralihan ke musim penghujan kami prediksi akan berlangsung pada pertengahan Oktober hingga akhir November 2026,” kata Fachri.


Karena itu, BMKG meminta masyarakat, khususnya pelaku sektor pertanian, melakukan langkah antisipasi sejak dini.
Pemerintah daerah dan kementerian/lembaga terkait juga didorong memanfaatkan informasi iklim BMKG sebagai dasar dalam mengatur ketersediaan air, pengelolaan lahan pertanian, serta upaya pencegahan karhutla.


BMKG memastikan akan terus memantau perkembangan kondisi atmosfer dan memperbarui informasi iklim untuk disampaikan kepada pemerintah daerah serta kementerian/lembaga terkait.
 

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit