World Rabies Day, Puskeswan Tangsel Vaksinasi 50 Hewan Peliharaan Tanpa Dipungut Biaya
CIPUTAT – UPT Puskeswan Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKPPP) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menggelar vaksinasi rabies massal bagi hewan peliharaan, Selasa (29/9).
Kegiatan yang berlangsung di Puskeswan Tangsel, Jombang, Ciputat, tersebut menyediakan 50 dosis vaksin rabies. Puluhan hewan peliharaan, khususnya kucing dan anjing, dibawa pemiliknya untuk mendapatkan vaksinasi secara cuma-cuma tanpa dipungut biaya apapun.
Kepala UPT Puskeswan DKPPP Tangsel, Pipit Surya Yuniar mengatakan, vaksinasi tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan World Rabies Day yang diperingati setiap 28 September.
“Jadi, setiap tahun itu setiap tanggal 28 September itu diperingati World Rabies Day, Hari Rabies Sedunia,” ujar Pipit kepada Tangsel Pos.
Menurutnya, dalam momen ini pemerintah mendorong pemerintah kabupaten dan kota untuk menggelar vaksinasi rabies massal sebagai salah satu upaya pencegahan dan pengendalian rabies.
Vaksinasi yang digelar Puskeswan Tangsel ini diberikan secara gratis tanpa dipungut biaya apapun kepada masyarakat yang memenuhi persyaratan.

Sebelum pelaksanaan, Puskeswan membuka pendaftaran melalui Google Form yang informasinya disebarluaskan melalui Instagram. Antusiasme masyarakat pun cukup tinggi. Dalam waktu tiga hari sejak pendaftaran dibuka, seluruh kuota langsung terpenuhi.
“Dalam tiga hari itu langsung full. Dalam pendaftaran itu, satu orang kita kasih maksimal 3 hewan. Ada yang bawa 1, ada yang bawa 2,” kata Pipit.
Adapun syarat yang ditetapkan, yakni pemilik hewan merupakan warga Tangsel. Sementara hewan yang akan divaksin harus dalam kondisi sehat, berusia minimal empat bulan, dan memenuhi syarat untuk mendapatkan vaksin.
Pipit mengatakan, pelaksanaan vaksinasi berlangsung lancar. Hewan yang dibawa warga juga relatif mudah ditangani sehingga proses vaksinasi berjalan cepat dan kondusif.
“Alhamdulillah lancar, hewan juga tidak ada yang tantrum. Alhamdulillah dari kita gak ada yang terluka, karena kan biasanya ada aja hewan yang berontak. Biasanya ada aja yang galak, terus ada yang dicakar. Kali ini alhamdulillah aman sih, kondusif. Jadi, nurut-nurut hewannya. Makanya langsung cepat, langsung selesai,” tuturnya.
Tak berhenti sampai di situ, rangkaian vaksinasi rabies massal masih akan berlanjut. Pada Minggu mendatang, Puskeswan Tangsel bekerja sama dengan komunitas di Serpong City Paradise untuk kembali menggelar vaksinasi. Sebanyak 140 dosis disiapkan dalam kegiatan tersebut.

Selain kucing dan anjing, jenis hewan yang mengikuti vaksinasi di Serpong Paradise kemungkinan lebih beragam, termasuk monyet dan musang.
Rangkaian kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam mengejar target Jawa Bebas Rabies 2029 dan Indonesia Bebas Rabies 2030.
“Ya, pemerintah itu sebenarnya kan mencanangkan, Jawa Bebas Rabies 2029, Indonesia Bebas Rabies 2030. Nah, salah satu tools atau salah satu cara untuk membebaskan rabies itu, satu dengan vaksinasi, dua dengan pengendalian populasi,” jelas Pipit.
Untuk pengendalian populasi, kata Pipit, Puskeswan Tangsel juga akan menggelar sterilisasi massal pada 20-21 Oktober mendatang. Kegiatan ini berbeda dengan layanan sterilisasi rutin yang digelar setiap bulan.
Dalam kegiatan tersebut, Puskeswan menargetkan sebanyak 50 ekor hewan untuk menjalani sterilisasi. Pendaftaran nantinya akan dibuka dan diinformasikan melalui akun Instagram Puskeswan Tangsel.
“Kita Oktober nanti langsung 50 ekor untuk yang steril massal gitu. Pendaftarannya nanti akan kita buka dan menginfokan di Instagram nanti kita share,” pungkasnya.
Internasional | 1 hari yang lalu
Olahraga | 1 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu
Olahraga | 3 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu
Olahraga | 3 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu




