TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Tangsel Perkuat Ekosistem Wirausaha, UMKM Didorong Naik Kelas

Reporter: Rachman Deniansyah
Editor: Irma Permata Sari
Selasa, 29 September 2026 | 20:40 WIB
Forum Penguatan Ekosistem Tangsel Entrepreneur Hub 2026 di Gedung Galeri Koperasi dan UMKM, Serpong, Selasa (29/9). (tangselpos/irm)
Forum Penguatan Ekosistem Tangsel Entrepreneur Hub 2026 di Gedung Galeri Koperasi dan UMKM, Serpong, Selasa (29/9). (tangselpos/irm)

SERPONG – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) memperkuat ekosistem kewirausahaan melalui Forum Penguatan Ekosistem Tangsel Entrepreneur Hub 2026. 

 

Forum yang digelar di Gedung Galeri Koperasi dan UMKM, Serpong, Selasa (29/9), menjadi wadah untuk menghubungkan pelaku UMKM dengan berbagai pihak, mulai dari perbankan, perguruan tinggi, lembaga inkubator hingga pelaku industri.

 

Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan mengatakan, program tersebut ditujukan untuk memetakan pelaku usaha yang memiliki potensi dan mendorong mereka agar naik kelas.

 

“Jadi program Entrepreneur Hub ini merupakan sebuah cara kami melalui Dinas Koperasi UMKM bagaimana para pelaku UMKM ini mereka bisa saling terkoneksi dengan berbagai macam lembaga. Baik itu lembaga pendidikan, pemerintah pusat, pemerintah daerah, lalu lembaga inkubator bisnis, lalu juga perbankan dan lembaga permodalan lainnya,” ujar Pilar.

 

Menurutnya, pembinaan tidak hanya berkaitan dengan permodalan, tetapi juga pemasaran, pelatihan hingga pendampingan sertifikasi. Pemkot juga mendorong pelaku usaha memanfaatkan pemasaran digital agar produk Tangsel dapat menjangkau pasar lebih luas.

 

“Banyak, ada pelatihan, ada channeling dengan pihak-pihak terkait, lalu juga mereka terkait pemasarannya kita bantu pendampingan sertifikasi-sertifikasinya,” katanya.

 

 

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Tangsel Bachtiar Priyambodo menambahkan, salah satu tindak lanjut forum tersebut adalah membuka pendaftaran bagi 50 calon wirausaha muda. Mereka akan mendapatkan pembinaan, pelatihan, pendampingan dan mentoring sebelum diarahkan mengikuti business matching untuk membuka akses pasar maupun pembiayaan.

 

“Selanjutnya nanti kita akan lakukan business matching. Kita matchingkan dengan baik pemasaran maupun pembiayaan untuk membuka akses pasar dan untuk membuka akses permodalan itu yang kita lakukan,” jelasnya.

 

Bachtiar menyebut, berdasarkan data yang disampaikan dalam forum, jumlah pelaku UMKM di Tangsel mencapai sekitar 144 ribu. Dari jumlah tersebut, sekitar 141 ribu merupakan usaha mikro. Sektor yang banyak digeluti antara lain perdagangan, kuliner, fashion dan kerajinan.

 

Pilar berharap penguatan ekosistem tersebut dapat memberikan dampak lebih luas terhadap perekonomian daerah, termasuk membuka lapangan kerja dan meningkatkan daya beli masyarakat.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit