TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

MRT Fase 2 Dibangun, Lalin Gajah Mada-Hayam Wuruk Direkayasa

Reporter: Farhan
Editor: AY
Minggu, 04 Oktober 2026 | 10:54 WIB
Pembangunan MRT Fase 2 Gajah Mada-Hayam Wuruk . Foto : Ist
Pembangunan MRT Fase 2 Gajah Mada-Hayam Wuruk . Foto : Ist

JAKARTA – Pembangunan MRT Jakarta Fase 2 CP202 dari Simpang Harmoni hingga Simpang Mangga Besar berdampak pada arus lalu lintas di Jalan Gajah Mada dan Jalan Hayam Wuruk.


Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta mulai menerapkan rekayasa lalu lintas secara bertahap pada 4 Oktober 2026 hingga 31 Maret 2027. Proyek tersebut mencakup pembangunan tiga stasiun, yakni Harmoni, Sawah Besar, dan Mangga Besar.


Kepala Dishub DKI Jakarta Budi Awaluddin mengatakan rekayasa dilakukan untuk menjaga kelancaran mobilitas masyarakat selama proyek berlangsung.


“Untuk menjaga mobilitas tetap aman dan lancar, Dishub DKI Jakarta menerapkan rekayasa lalu lintas di sekitar lokasi tersebut,” kata Budi dalam keterangannya, Minggu (4/10/2026).


Rekayasa tahap pertama berlangsung 12 Oktober 2026 hingga 31 Januari 2027.

 Kendaraan dari Jalan Veteran, Jalan Majapahit, dan Jalan Suryopranoto menuju Kota diarahkan melalui Jalan Gajah Mada dengan sistem contra flow.
Sebaliknya, kendaraan dari arah Kota menuju Simpang Harmoni menggunakan dua lajur contra flow menuju Jalan Majapahit. Satu lajur Transjakarta mix traffic digunakan kendaraan menuju Jalan Ir H Juanda melalui sisi gedung.


Mulai 1 Februari hingga 31 Maret 2027, dua lajur contra flow reguler tetap digunakan menuju Jalan Majapahit. Sementara satu lajur Transjakarta mix traffic digunakan menuju Jalan Ir H Juanda.


Pada 12 Oktober 2026 hingga 31 Januari 2027, kendaraan menuju Kota menggunakan dua lajur mix traffic di Jalan Gajah Mada bersama bus Transjakarta dan satu lajur melalui Jalan Hayam Wuruk.


Arus dari Kota menuju Harmoni menggunakan tiga lajur mix traffic di Jalan Gajah Mada bersama Transjakarta. Kendaraan dari Jalan Hasyim Ashari menuju Kota diarahkan melalui Jalan Gajah Mada sisi gedung.


Mulai 1 Februari hingga 31 Maret 2027, kendaraan dari Kota menuju Harmoni dialihkan melalui tiga lajur mix traffic di Jalan Hayam Wuruk bersama Transjakarta. Sedangkan kendaraan dari Jalan Hasyim Ashari menuju Kota menggunakan Jalan Gajah Mada sisi sungai.


Rekayasa tahap pertama berlaku 4-31 Oktober 2026. Kendaraan menuju Kota menggunakan tiga lajur mix traffic di Jalan Gajah Mada bersama Transjakarta.


Sebaliknya, kendaraan dari Kota menuju Harmoni menggunakan satu lajur Jalan Gajah Mada dan dua lajur mix traffic di Jalan Hayam Wuruk bersama Transjakarta.


Skema ini kembali disesuaikan pada 1 November 2026 hingga 4 Januari 2027, kemudian berubah lagi pada 5 Januari hingga 31 Maret 2027.


Pada tahap terakhir, kendaraan menuju Kota menggunakan tiga lajur Jalan Gajah Mada bersama Transjakarta. Sementara arus dari Kota menuju Harmoni menggunakan tiga lajur Jalan Hayam Wuruk bersama Transjakarta.


Budi mengimbau pengguna jalan mematuhi rambu dan mengikuti rekayasa lalu lintas yang berlaku selama pembangunan MRT.
 

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit