TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Harga Beras Di Pasar Malingping Tembus Rp 13 Ribu

Harga Rp 10-11 Ribu Kini Sulit Ditemukan

Reporter: Nipal
Editor: Redaksi
Selasa, 06 Oktober 2026 | 09:15 WIB
MEMBELI BERAS. Warga sedang membeli beras di Pasar Malingping, Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak, Senin (5/10). (ISTIMEWA)
MEMBELI BERAS. Warga sedang membeli beras di Pasar Malingping, Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak, Senin (5/10). (ISTIMEWA)

LEBAK - Harga beras di Pasar Malingping, Kabupaten Lebak, mengalami kenaikan dalam beberapa bulan terakhir. Bahkan, beras dengan kualitas bagus tembus di angka Rp 13 ribu/liter.

 

Kenaikan harga tersebut, bukan hanya dirasakan masyarakat umum, namun turut dirasakan pelaku usaha makanan yang setiap hari membutuhkan beras sebagai bahan utama.

 

Pemilik warung makan di Kecamatan Malingping, Lia mengungkapkan, harga beras dengan kualitas bagus saat ini mencapai sekitar Rp 13.000 per liter. Katanya, beras dengan harga Rp 10.000 hingga Rp 11.000 per liter, kini sudah sulit ditemukan di pasaran.

 

“Yang bagus Rp 13.000, yang Rp 10.000 tidak ada, yang Rp 11.000 juga tidak ada. Kalau yang Rp 12.000 kualitasnya kurang bagus, kayak beras Bulog,” kata Lia, Senin (5/10).

 

Ia mengatakan, kondisi tersebut berbeda dengan sebelumnya. Saat itu, beras kualitas bagus masih bisa didapatkan dengan harga sekitar Rp 12.000 per liter. “Kalau dulu enggak, kalau sekarang naik,” katanya.

 

Lia menyebut kenaikan harga beras tersebut telah berlangsung sekitar dua bulan. Kondisi itu juga mulai berdampak terhadap harga jual makanan di warungnya.

 

“Kondisi kenaikan harga beras ini, ada kali dua bulan mah. Ya ngefek juga ke harga jual,” ujarnya.

 

Menurut Lia, kenaikan harga beras kemungkinan dipengaruhi kondisi kemarau yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir. “Mungkin efek kemarau,” katanya lagi.

 

Sementara, pemilik toko beras di Pasar Malingping, Haris, membenarkan adanya kenaikan harga beras dalam dua bulan terakhir.

 

Menurut Haris, kenaikan harga tersebut dipengaruhi sulitnya mendapatkan stok gabah akibat gagal panen. “Dua bulan, karena stok gabahnya susah, gagal panen,” katanya.

 

Haris mengatakan, saat ini harga beras kualitas premium mencapai Rp 13.000 per liter. Sementara beras kualitas medium dijual sekitar Rp 12.000 hingga Rp 12.500 per liter.

 

“Kalau yang harga Rp 10.000 dan Rp 11.000 sudah tidak ada, sesuai dengan pembelian gabahnya,” tandasnya.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit