TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Bupati Hasbi Minta HKTI Kolaborasi Sejahterakan Petani

Reporter: Nipal
Editor: Redaksi
Rabu, 07 Oktober 2026 | 09:00 WIB
AUDIENSI. Bupati Lebak Moch. Hasbi Asidiki Jayabaya, sedang menerima audiensi dari pihak HKTI, di Ruang Kerja Bupati Lebak, Selasa (6/10). (DOK. PROKOPIM SETDA LEBAK)
AUDIENSI. Bupati Lebak Moch. Hasbi Asidiki Jayabaya, sedang menerima audiensi dari pihak HKTI, di Ruang Kerja Bupati Lebak, Selasa (6/10). (DOK. PROKOPIM SETDA LEBAK)

LEBAK - Bupati Lebak Moch. Hasbi Asidiki Jayabaya, meminta kepada pihak Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) terus berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak, dalam mensejahterakan para petani. Hal itu dikatakan Bupati Hasbi, saat menerima audiensi HKTI, di Ruang Kerja Bupati Lebak, Selasa (6/10).

 

Kata Bupati Hasbi, audiensi tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara Pemkab Lebak dengan HKTI, dalam mendorong pengembangan sektor pertanian dan peningkatan kesejahteraan petani di Kabupaten Lebak.

 

“Kami bahas sejumlah hal terkait penguatan sektor pertanian, mulai dari peningkatan produktivitas dan kualitas hasil pertanian, penguatan kelembagaan petani, hingga pentingnya membuka akses pasar yang lebih luas bag produk-produk pertanian daerah,” katanya.

 

Kata Bupati Hasbi, pemerintah daerah memiliki komitmen untuk terus memperkuat sektor pertanian sebagai salah satu penopang perekonomian masyarakat Kabupaten Lebak.

 

“Kita ingin pertanian di Kabupaten Lebak tidak hanya berbicara tentang produksi, tetapi juga bagaimana petani mendapatkan nilai tambah dan kesejahteraan yang lebih baik. Karena itu, yang perlu kita perkuat adalah produktivitas, kualitas hasil pertanian, akses terhadap pasar, serta kelembagaan petani,” harapannya.

 

Menurut Bupati Hasbi, sinergi dengan HKTI diperlukan untuk menyerap aspirasi dan kebutuhan para petani, sekaligus mencari solusi terhadap berbagai tantangan yang dihadapi sektor pertanian.

 

“HKTI memiliki peran penting sebagai mitra pemerintah dalam menyampaikan aspirasi petani. Kita ingin komunikasi dan kolaborasi ini terus berjalan, sehingga setiap persoalan di lapangan bisa kita identifikasi bersama, dan dicarikan langkah penyelesaiannya secara konkret,” pungkasnya.

 

Bupati juga menekankan pentingnya mendorong pengembangan komoditas pertanian yang memiliki potensi ekonomi dan daya saing. “Dengan begitu hasil produksi petani tidak hanya memenuhi kebutuhan masyarakat, tetapi juga mampu memberikan dampak terhadap peningkatan pendapatan petani,” tandasnya.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit