TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Dudung Pastikan Politik Nasional Adem Ayem, Pemerintah Jaga Stabilitas

Reporter & Editor : AY
Rabu, 07 Oktober 2026 | 08:29 WIB
Menko Polkam Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman. Foto : Ist
Menko Polkam Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman. Foto : Ist

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman memastikan situasi politik dan keamanan nasional tetap kondusif.


Menurut Dudung, pemerintah terus memantau perkembangan situasi sekaligus memperkuat koordinasi dengan aparat keamanan, baik di tingkat pusat maupun daerah.


"Saya lihat situasi kondisi politik saat ini adem ayem, artinya kondusif," kata Dudung di Kantor Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta, Selasa (6/10/2026).


Dudung mengatakan, koordinasi dengan aparat terkait terus dilakukan untuk memastikan kondisi di lapangan tetap aman dan terkendali.


"Kita juga berkoordinasi secara langsung kepada aparat-aparat terkait, termasuk situasi di wilayah," ujarnya.


Sehari sebelumnya, Dudung juga menyampaikan hal serupa seusai serah terima jabatan dengan Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago di Kemenko Polkam, Jakarta Pusat, Senin (5/10/2026).


Saat itu, Dudung menegaskan Kemenko Polkam akan memperkuat koordinasi dan sinkronisasi dalam menghadapi berbagai dinamika politik dan keamanan ke depan.


"Kita ciptakan situasi keamanan dan politik yang semakin kondusif, dan kita bisa kendalikan," tuturnya.


Dudung juga berencana menjalin komunikasi dengan para ketua umum partai politik. Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga agar dinamika politik tetap terkendali.
"Saya akan sowan. Situasi ini harus betul-betul bisa dikendalikan," imbuhnya.


Mantan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) itu mengatakan, Presiden Prabowo Subianto berpesan agar stabilitas politik dan keamanan terus dijaga. Menurutnya, kondisi yang aman dan stabil menjadi salah satu kunci agar berbagai program prioritas pemerintah dapat berjalan lancar.


Dudung mengakui dinamika politik tidak selalu berjalan mulus. Sejumlah tantangan tetap harus dihadapi, termasuk gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK) yang ramai menjadi perbincangan di media sosial.
Karena itu, dia mengingatkan seluruh pihak untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan.


"Kita tetap jaga keutuhan, persatuan, dan kesatuan, sehingga situasi politik tidak kemudian semakin runyam," tandasnya.
Pernyataan Dudung tersebut sejalan dengan situasi politik nasional yang belakangan terlihat relatif kondusif. Sejumlah tokoh nasional juga tampak menjaga komunikasi dan hubungan baik, tidak hanya di internal koalisi pemerintahan, tetapi juga dengan tokoh-tokoh di luar pemerintahan.


Hal itu terlihat saat Presiden Prabowo bertemu Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri di Jalan Teuku Umar, Jakarta, Senin (28/9/2026). Prabowo datang untuk menyampaikan belasungkawa atas wafatnya adik Megawati, Guruh Soekarnoputra.


Pertemuan tersebut berlangsung hangat. Ketua DPP PDIP Puan Maharani bahkan menggambarkan suasana pertemuan itu seperti hubungan keluarga.


Kehangatan antartokoh nasional juga terlihat dalam peringatan Hari Kesaktian Pancasila pada Kamis (1/10/2026). Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) tampak hadir bersama pimpinan lembaga-lembaga tinggi negara.


Di parlemen, situasi juga dinilai relatif solid. Para pimpinan DPR terus membangun komunikasi dalam pembahasan sejumlah kebijakan, termasuk Rancangan Undang-Undang (RUU) Pemilu.


Wakil Ketua DPR yang juga Ketua Harian Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad, misalnya, melibatkan seluruh partai politik dalam pembahasan RUU tersebut.
Dari sisi pergerakan massa, situasi juga relatif terkendali. Belum terlihat aksi demonstrasi besar yang berpotensi mengganggu stabilitas nasional.


Aksi ribuan buruh yang mengawal pengesahan RUU Ketenagakerjaan di depan Gedung DPR, Selasa (6/10/2026), misalnya, berlangsung tertib.
 

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit