Popularitas Trump Merosot, Pemilih Independen dan Latin Berpaling
AS - Popularitas Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump terus merosot menjelang Pemilu sela pada 3 November 2026. Sejumlah jajak pendapat menunjukkan dukungan terhadap Trump berada di titik terendah selama masa kepemimpinannya.
Survei Reuters/Ipsos yang dirilis Senin (5/10/2026) mencatat tingkat kepuasan terhadap Trump hanya 32 persen. Penurunan dukungan terutama terlihat di kalangan pemilih independen dan warga Latin.
Jajak pendapat RealClearPolitics mencatat 38,4 persen responden menyetujui kebijakan pemerintahan Trump, sedangkan 59,4 persen tidak setuju. Survei New York Times juga menunjukkan hasil serupa, dengan 37 persen responden menyatakan setuju dan 60 persen tidak setuju.
Survei NBC News/Telemundo yang dirilis Minggu (4/10/2026) menunjukkan 59 persen pemilih Latin lebih menginginkan Kongres dikuasai Partai Demokrat. Sementara itu, hanya 24 persen warga Hispanik yang menyetujui kinerja Trump.
Sejak 1 Oktober, Trump berkeliling AS untuk mengkampanyekan kandidat Partai Republik. Namun, sejumlah politikus Republik mulai menjaga jarak, terutama terkait isu imigrasi.
Pemilu sela dipandang sebagai referendum terhadap masa jabatan kedua Trump. Partai Demokrat berharap rendahnya kepuasan publik menjadi modal untuk merebut kursi di DPR dan Senat.
Meski dukungan menurun, Trump tetap percaya diri. Ia menepis hasil jajak pendapat dan mengklaim masyarakat AS masih mencintainya.
“Popularitas saya sangat bagus. Lihat saja kerumunan yang mengikuti saya,” kata Trump.
Nasional | 1 hari yang lalu
Olahraga | 20 jam yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu
Olahraga | 1 hari yang lalu
Olahraga | 3 hari yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu
Pos Tangerang | 2 hari yang lalu
TangselCity | 3 hari yang lalu




