TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

PORPROV 2026

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Trump Geram, Demokrat Kuasai Kongres AS

Reporter: Farhan
Editor: AY
Sabtu, 07 November 2026 | 09:45 WIB
Presiden AS Donald Trump. Foto : Ist
Presiden AS Donald Trump. Foto : Ist

WASHINGTON – Kekalahan Partai Republik dalam pemilu sela Amerika Serikat (AS) membuat Presiden Donald Trump meradang. Dia bahkan menuding pemilu diwarnai kecurangan setelah Partai Demokrat berhasil menguasai DPR dan Senat.


Berdasarkan penghitungan Associated Press (AP) hingga Jumat (6/11/2026), Demokrat meraih 252 kursi DPR dan 54 kursi Senat. Sementara Republik memperoleh 157 kursi DPR dan 44 kursi Senat.


Tiga hari setelah pemungutan suara pada 3 November, Trump mulai melontarkan tudingan kecurangan. Padahal, sebelumnya dia sempat mengucapkan selamat kepada Demokrat.


“Pemilu kita sangat curang. Anda tidak akan bisa membayangkannya,” kata Trump kepada wartawan di Gedung Putih, Kamis (5/11/2026) waktu setempat, seperti dikutip AFP.


Trump juga menyalahkan kemenangan Demokrat atas anjloknya pasar saham AS. Melalui Truth Social, dia menyebut pelemahan bursa terjadi karena Demokrat menang besar.


Tak hanya itu, Trump turut menyalahkan Fox News yang dinilai terlalu sering memberi ruang kepada kelompok oposisi.


Di sisi lain, Demokrat mulai menyiapkan agenda setelah resmi menguasai mayoritas Kongres pada Januari 2027. Mereka berencana menghidupkan kembali subsidi asuransi kesehatan, membatalkan pemangkasan anggaran Medicaid, serta menggugat kebijakan tarif impor Trump.


Ketua Fraksi Demokrat DPR, Hakeem Jeffries, juga menyatakan partainya akan mendorong penghentian perang Iran dan memperkuat kewenangan Kongres dalam mengawasi kebijakan perang presiden.


Demokrat bahkan membuka peluang penyelidikan terhadap Trump, keluarganya, anggota kabinet, hingga pendukungnya di kalangan pengusaha.
Kemenangan Demokrat mendapat sambutan sejumlah pemimpin dunia.

 

Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez menilai hasil pemilu tersebut mencerminkan penolakan pemilih AS terhadap kebijakan Trump. Sementara pemimpin Polandia dan Norwegia melihatnya sebagai sinyal perubahan arah politik Amerika.


Kekalahan ini menjadi pukulan politik bagi Trump sekaligus membuka babak baru pertarungan antara Gedung Putih dan Kongres yang kini dikuasai Demokrat.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit