Gara-gara Mesin Pompa Air Korslet, Rumah di Pamulang Ludes Diamuk Si Jago Merah
PAMULANG – Kebakaran menghanguskan sebagian besar bangunan rumah tinggal di kawasan Vila Pamulang, Kelurahan Pondok Benda, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Jumat (9/10) dini hari. Api yang diduga berasal dari korsleting listrik pada mesin pompa air itu melahap hingga 80 persen bangunan rumah.
Kobaran api yang muncul saat sebagian besar warga masih terlelap membuat petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kota Tangsel harus bergerak cepat. Laporan kebakaran diterima sekitar pukul 03.00 WIB. Sepuluh menit berselang, petugas tiba di lokasi dan langsung berjibaku memadamkan api agar tidak semakin meluas.
Kepala Bidang Pemadam dan Penyelamatan Dinas Damkar Kota Tangsel, Omay Komarudin, mengatakan, berdasarkan laporan awal, kebakaran diduga dipicu korsleting listrik pada mesin pompa air di rumah tersebut.
“Dugaan sementara penyebab kebakaran adalah korsleting listrik pada mesin pompa air. Api kemudian membakar sebagian besar bangunan rumah hingga sekitar 80 persen,” ujar Omay.
Menurutnya, proses pemadaman membutuhkan waktu beberapa jam. Petugas harus memastikan api benar-benar terkendali sekaligus mengantisipasi kemungkinan munculnya kembali titik api yang dapat membahayakan lingkungan sekitar.
Sebanyak empat unit kendaraan dikerahkan dalam penanganan kejadian tersebut. Armada yang diterjunkan terdiri dari dua unit Elang, satu unit Jalak, serta satu unit dari Bidang Peralatan. Total 14 personel diterjunkan untuk menjinakkan kobaran api.
“Begitu laporan masuk, personel langsung bergerak menuju lokasi. Kami mengerahkan empat unit dengan 14 personel untuk melakukan pemadaman dan penanganan di tempat kejadian perkara,” jelasnya.
Namun, perjalanan menuju lokasi bukan tanpa kendala. Petugas harus melewati sejumlah polisi tidur dan portal di akses jalan menuju kawasan perumahan. Kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi armada pemadam yang harus segera tiba di lokasi kebakaran.
Meski demikian, petugas tetap berupaya maksimal agar proses penanganan berjalan lancar. Setelah berjibaku selama lebih dari tiga jam, api akhirnya berhasil dipadamkan pada pukul 06.27 WIB.
“Alhamdulillah, api berhasil dipadamkan dan kondisi di lokasi sudah kondusif. Personel juga memastikan penanganan dilakukan hingga situasi terkendali,” ungkap Omay.
Akibat kejadian tersebut, seluruh bagian bangunan terdampak kebakaran dengan tingkat kerusakan diperkirakan mencapai 80 persen. Kerugian material ditaksir sekitar Rp200 juta.
Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Petugas juga telah menyelesaikan penanganan di lokasi sehingga kondisi lingkungan sekitar kembali kondusif.
Omay mengingatkan masyarakat agar lebih memperhatikan kondisi instalasi listrik dan peralatan elektronik di rumah, termasuk mesin pompa air yang digunakan sehari-hari.
“Peralatan listrik yang digunakan terus-menerus perlu diperiksa kondisinya. Jika ditemukan kabel terkelupas, sambungan yang tidak aman, atau tanda-tanda kerusakan, segera lakukan perbaikan. Jangan menunggu sampai terjadi korsleting yang bisa memicu kebakaran,” imbaunya.
Olahraga | 3 hari yang lalu
Olahraga | 3 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
Opini | 1 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Olahraga | 1 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu





