TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Remaja Masjid Dari 3 Masjid Di Pamulang Rutin Berlatih Coding

Reporter: Rachman Deniansyah
Editor: Irma Permata Sari
Selasa, 13 Oktober 2026 | 08:15 WIB
CODING. Antusias remaja masjid saat mengikuti pelatihan coding.
CODING. Antusias remaja masjid saat mengikuti pelatihan coding.

PAMULANG-Remaja masjid di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) ditempa untuk menghasilkan karya di dunia digital. Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel rutin memberi pelatihan di tiga lokasi, yakni Masjid At-Taubah, Masjid At-Takwa Villa Pamulang, serta Masjid Baiturrahman di Kedaung, Pamulang.

 

 Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Tangsel, Tb Asep Nurdin, mengatakan pemuda masjid memiliki potensi besar untuk berkontribusi dalam perkembangan teknologi. Karena itu, mereka perlu mendapatkan kesempatan untuk mempelajari keterampilan digital yang dapat dimanfaatkan secara produktif.

 

 “Pemuda masjid memiliki potensi besar untuk berkembang dan mengambil peran di era digital. Melalui pelatihan ini, kami berharap mereka tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu menciptakan karya, mengembangkan inovasi, dan memanfaatkan keterampilan digital untuk hal-hal yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya, Senin (12/10).

 

 Dalam pelatihan, para remaja diperkenalkan pada keterampilan pemrograman atau coding serta pembuatan konten digital. Kedua bidang tersebut dinilai memiliki peluang pengembangan yang luas, baik untuk menunjang kemampuan pribadi maupun menghasilkan karya yang bermanfaat bagi masyarakat.

 

 Kemampuan coding dapat menjadi langkah awal bagi peserta untuk mengenal pemrograman dan pengembangan teknologi informasi. Sementara keterampilan membuat konten digital dapat dimanfaatkan untuk menyebarluaskan informasi positif melalui berbagai platform digital.

 

 Di lingkungan masjid, kemampuan tersebut juga berpotensi mendukung publikasi kegiatan keagamaan dan aktivitas sosial agar dapat menjangkau masyarakat lebih luas.

 

 Asep Nurdin menambahkan, pengembangan keterampilan digital perlu didukung kolaborasi dengan berbagai komunitas. Dengan begitu, akses pembelajaran teknologi dapat menjangkau generasi muda melalui lingkungan yang dekat dengan kehidupan sehari-hari mereka.

 

 Melalui kerja sama dengan Gerakan Pejuang Subuh (GPS), Diskominfo Tangsel berharap semakin banyak pemuda masjid yang mampu mengembangkan potensinya di bidang digital. Selain meningkatkan kecakapan teknologi, pelatihan ini diharapkan mendorong lahirnya karya kreatif dan pemanfaatan teknologi yang memberikan dampak positif bagi masyarakat.(rmn)

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit