TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Pemkab Lebak Ingatkan Kualitas Pembangunan Jalan Lingkungan

Oleh: Ari Supriadi
Editor: Ari Supriadi
Kamis, 22 Oktober 2026 | 09:27 WIB
Kepala Bagian (Kabag) Administrasi Pembangunan Setda Kabupaten Lebak, Wahyu Hidayat, meninjau pembangunan jalan lingkungan, di Kecamatan Rangkasbitung.(Istimewa)
Kepala Bagian (Kabag) Administrasi Pembangunan Setda Kabupaten Lebak, Wahyu Hidayat, meninjau pembangunan jalan lingkungan, di Kecamatan Rangkasbitung.(Istimewa)

LEBAK - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak memantau pelaksanaan pembangunan jalan lingkungan di tiga kampung di Kelurahan Muara Ciujung Timur, Kecamatan Rangkasbitung. Monitoring dilakukan untuk memastikan pekerjaan berjalan sesuai rencana, baik dari segi kualitas, ketepatan waktu, maupun transparansi pelaksanaan proyek.

 

Kepala Bagian (Kabag) Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Lebak, Wahyu Hidayat mengatakan, bahwa pelaksanaan pembangunan tidak hanya berorientasi pada penyelesaian pekerjaan, tetapi juga harus memperhatikan mutu dan kerapian hasil akhir.

 

Menurutnya, kualitas pembangunan menjadi salah satu aspek penting agar infrastruktur yang dibangun dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dalam jangka panjang. “Pelaksana pekerjaan harus benar-benar memperhatikan kualitas dan kerapian hasil pembangunan. Jangan hanya mengejar penyelesaian pekerjaan, tetapi hasilnya juga harus sesuai dengan standar mutu yang telah ditetapkan,” ujar Wahyu kepada wartawan di Lebak, Kamis (22/10/2026).

 

Selain kualitas pekerjaan, Wahyu juga mengingatkan pentingnya keterbukaan informasi dalam pelaksanaan proyek pembangunan. Ia meminta pelaksana memasang papan informasi proyek agar masyarakat dapat mengetahui informasi mengenai kegiatan pembangunan yang sedang berlangsung.  “Papan informasi proyek harus dipasang sebagai bentuk transparansi kepada masyarakat. Dengan adanya informasi yang jelas, masyarakat dapat mengetahui kegiatan pembangunan yang dilaksanakan di lingkungannya,” katanya.

 

Wahyu juga meminta agar pelaksanaan pekerjaan tetap berpedoman pada jadwal yang telah ditetapkan. Pengawasan secara berkala diperlukan untuk memastikan setiap tahapan berjalan sesuai perencanaan dan kendala yang muncul dapat segera ditangani.

 

Berdasarkan rencana pelaksanaan, pembangunan jalan lingkungan di tiga kampung tersebut diperkirakan rampung pada awal Desember 2026. Pemerintah daerah berharap seluruh pekerjaan dapat diselesaikan sesuai target tanpa mengabaikan kualitas hasil pembangunan.

 

“Kami berharap seluruh tahapan pekerjaan dapat diselesaikan tepat waktu dan tepat mutu. Kualitas harus tetap menjadi perhatian agar jalan yang dibangun benar-benar dapat dimanfaatkan masyarakat secara optimal,” ujar Wahyu.

 

Pembangunan jalan lingkungan tersebut dapat meningkatkan aksesibilitas warga, memperlancar mobilitas sehari-hari, serta memberikan kenyamanan bagi masyarakat di Kampung Kebon Kopi, Kampung Kebon Kalapa, dan Kampung Leuwiranji.

 

Melalui monitoring tersebut, pemerintah daerah berupaya memastikan pembangunan infrastruktur lingkungan tidak sekadar memenuhi target fisik, tetapi juga menghasilkan sarana yang berkualitas dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

 

Sementara itu, Kepala Bidang Perkim pada Perumahan Rakyat Dan Kawasan Permukiman Serta Pertanahan (Disperkimtan) Lebak, Helmi Arief membeberkan rincian volume dan jenis pekerjaan penataan jalan lingkungan di tiga lokasi tersebut. Untuk Kampung Kebon Kopi, pekerjaan mencakup pemasangan paving block seluas 468,29 meter persegi serta pembangunan saluran U-Ditch lengkap dengan tutup sepanjang 100 meter. Sementara di Kampung Kebon Kalapa dipasang paving block seluas 380,11 meter persegi dan di Kampung Leuwiranji seluas 180,60 meter persegi.(*)

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit