TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

PORPROV 2026

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Taisei Marukawa Jadi Pahlawan, Dewa United Bungkam PSIM di Menit Akhir

Reporter & Editor : AY
Sabtu, 07 November 2026 | 05:20 WIB
Selebrasi skuad Dewa United Banten usai menang 2-1 dari tuan rumah PSIM 2-1. Foto : Ist
Selebrasi skuad Dewa United Banten usai menang 2-1 dari tuan rumah PSIM 2-1. Foto : Ist

YOGYAKARTA – Dewa United membawa pulang tiga poin setelah menaklukkan tuan rumah PSIM Yogyakarta dengan skor 2-1 dalam lanjutan pekan kesembilan Super League 2026/2027 di Stadion Sultan Agung, Bantul, Jumat (6/11/2026).


Kemenangan tim tamu ditentukan Taisei Marukawa lewat gol pada menit 90+5. Gol tersebut sekaligus memupus harapan PSIM untuk mengamankan satu poin di hadapan pendukungnya sendiri.


Dewa United langsung tampil agresif sejak awal pertandingan. Hasilnya, tim tamu memperoleh hadiah penalti pada menit ke-10 yang sukses dikonversi Denilson Junior menjadi gol pembuka.
PSIM berusaha mengejar ketertinggalan, tetapi hingga turun minum skor 1-0 untuk keunggulan Dewa United tetap bertahan.


Memasuki babak kedua, PSIM meningkatkan tekanan. Upaya tuan rumah membuahkan hasil pada menit ke-66 setelah Ezequiel Vidal menyamakan kedudukan melalui sundulan yang gagal diantisipasi kiper Dewa United.


Skor berubah menjadi 1-1. Kedua tim kemudian saling melancarkan serangan untuk mencari gol kemenangan.
Dewa United nyaris kembali unggul pada menit ke-70. Sundulan Jean Mangabeira mengarah ke gawang, tetapi bola hanya membentur mistar yang dikawal Cahya Supriadi.


Ketika pertandingan tampak akan berakhir imbang, Marukawa muncul sebagai penentu. Pada menit 90+5, pemain asal Jepang itu berhasil menembus pertahanan PSIM sebelum melepaskan tembakan keras menggunakan kaki kiri.
Cahya Supriadi gagal menghalau bola. Gol tersebut memastikan Dewa United menang dramatis 2-1.


Pelatih PSIM Yogyakarta, Risto Vidakovic, mengakui anak asuhnya tampil cukup baik saat menghadapi tim papan atas. Namun, hilangnya konsentrasi pada penghujung laga menjadi penyebab timnya gagal meraih poin.


Menurutnya, PSIM terlalu terbuka dalam menyerang sehingga memberikan ruang bagi Dewa United untuk melancarkan serangan balik.


Vidakovic tetap mengapresiasi kerja keras para pemainnya. Ia berharap tim segera bangkit dan memperbaiki kesalahan agar kejadian serupa tidak terulang pada pertandingan berikutnya.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit