TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Galeri

Internasional

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum dan Kriminal

Advertorial

Indeks

Dewan Pers SinPo
Lebih Baik Bupati Irna Naikkan Insentif RT RW

Fraksi PPP Tolak Pengadaan Sepeda Listrik untuk Ketua RT dan RW

Oleh: Ari Supriadi
Kamis, 04 Agustus 2022 | 17:40 WIB
Y. Rosmiyadi, Ketua Fraksi PPP DPRD Pandeglang. (Dok. Pribadi)
Y. Rosmiyadi, Ketua Fraksi PPP DPRD Pandeglang. (Dok. Pribadi)

PANDEGLANG - Fraksi PPP secara tegas menolak rencana Bupati Pandeglang, Irna Narulita yang akan melakukan pengadaan ribuan unit sepeda listrik senilai Rp 38 miliar yang diperuntukan bagi para Ketua Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW).

Rencana pembelian sepeda listrik itu diketahui dalam Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (RKUA) dan Rancangan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (RPPAS) yang dibahas antara Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) bersama DPRD.

Fraksi PPP menilai, pengadaan sepeda listrik tidak prioritas dan lebih urgen anggaran tersebut dialokasikan untuk pembangunan infrastruktur, salah satunya pembangunan jalan atau pengadaan sarana dan prasarana lain yang lebih tepat, seperti pengadaan mobil ambulans.

"Sejak ada wacana RT/RW akan difasilitasi sepeda listrik, kami Fraksi PPP sudah membahas itu dan menolaknya. Kami menilai masih banyak hal lain yang lebih urgen dibanding membelikan sepeda listrik kepada para Ketua RT/RW," ungkap Ketua Fraksi PPP DPRD Kabupaten Pandeglang, Y Rosmiyadi kepada Tangsel Pos, Kamis (4/8/2022).

Dikatakan Yadi, para Ketua RT/RW lebih baik diberikan tambahan insentif yang lebih layak. Karena selama ini mereka mendapatkan insentif yang tidak manusiawi, hanya Rp 150.000 per bulan.

Menurut dia, tugas Ketua RT/RW cukup berat, karena selain tidak mengenal waktu dan juga langsung bersentuhan dengan warga. Maka sangat wajar jika Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang untuk memberikan apresiasi melalui penambahan insentif.

"Sejumlah fraksi di DPRD Pandeglang termasuk Fraksi PPP menolak terkait rencana ini. Kami harap fraksi lain bisa satu suara dan menyelamatkan uang rakyat agar dialokasikan benar-benar sesuai prioritas, tidak untuk kepentingan lain yang tidak begitu urgen," beber anggota Komisi III ini.

DPRD yang memiliki fungsi anggaran, kata Yadi, secara kolektif kolegial bisa menolak rencana tersebut. Kemudian kepada Bupati Irna Narulita dengan bisa membatalkan rencana itu.

"Kita harus sama-sama mengedepankan skala prioritas dalam setiap penganggaran, bukan berarti sepeda listrik tidak penting tapi tentu ada lebih penting dari itu. Apalagi kondisi fiskal Pandeglang masih sangat rendah, jika fiskalnya sudah mandiri maka bisa saja menganggarkan untuk ini dan itu," pungkas mantan Kades Citeluk, Kecamatan Cibitung ini.(rie)

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
sinpo
sinpo
sinpo